Seperti dilansir AFP, peristiwa itu terjadi di sebuah balai yang penuh dengan warga sedang menyaksikan pertandingan sepakbola. Tiga pelaku meledakkan bom di luar gedung hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Insiden terjadi pukul 09.00 waktu setempat. Sebelum kejadian, pemilik balai pertemuan itu sempat menghalangi pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua pelaku yang berada di kedai teh yang berada di tengah-tengah kerumunan juga langsung meledakkan bom yang mereka bawa. Hassan menyatakan sebagian besar korban adalah orang-orang yang berada di luar balai yang digunakan untuk menyaksikan tayangan pertandingan sepakbola.
Menurut Kachala, besarnya jumlah korban tewas salah satunya dikarenakan oleh petugas paramedis kesulitan menuju lokasi kejadian.
"Kurangnya fasilitas kesehatan untuk menangani kejadian sebesar itu, serta lambannya memperoleh izin keamanan menuju lokasi membuat jumlah korban tewas cukup besar," kata Kachala.
Sampai saat ini belum ada pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, nampaknya diduga kuat insiden ini merupakan ulah dari kelompok militan Boko Haram.
Aksi kekerasan oleh Boko Haram juga merembet ke negara tetangga Nigeria, yakni Chad dan Kamerun. Hal itu membuat mereka membentuk satuan tugas bersama memerangi Boko Haram. (ayp/ayp)