Gagal Kencani Pramugari, Kakek di Serbia Ancam Bom Pesawat

CNN Indonesia | Minggu, 21/07/2019 04:55 WIB
Gagal Kencani Pramugari, Kakek di Serbia Ancam Bom Pesawat Ilustrasi pesawat. (REUTERS/Toby Melvill).
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang kakek di Serbia berusia 65 tahun harus berhadapan dengan pengadilan setelah melakukan ancaman bom terhadap pesawat Lufthansa Airlines usai gagal mengencai pramugari dari maskapai tersebut.

Di pengadilan, kakek yang tidak disebutkan namanya itu mengakui membuat ancaman bom palsu terhadap pesawat dengan nomor penerbangan LH 1411 jelang lepas landas pada Kamis (18/7).

Dikutip dari Reuters, Minggu (21/7), akibat ancaman bom ini, 130 penumpang dan lima awak kabin dievakuasi. Pesawat ini sedianya akan terbang dari Beograd menuju Frankfurt, Jerman.


Dalam proses evakuasi, pesawat itu dipindahkan dari landasan sehingga regu polisi khusus bisa menyisir seluruh sudut pesawat.


Seorang juru bicara jaksa penuntut mengatakan kepada media Serbia, jaksa penuntut telah meminta pengadilan untuk menahan pria itu sambil menunggu tuduhan menyebabkan kepanikan dan kekacauan rampung disusun.

Sang kakek mengatakan kepada pengadilan bahwa dia telah bertemu dua pramugari Lufthansa Airlines dan mengundang mereka untuk makan malam. Akan tetapi undangan itu ditolak kedua pramugari.

Pria tua ini mengakui menyukai salah satu dari dua pramugari yang diundang.


Si kakek juga mengakui berupaya menemui kedua pramugari dimaksud di hotel tempat mereka menginap. Namun gagal bertemu.

Karena putus asa, ia melakukan jalan terakhir untuk mencegah kedua pramugari itu terbang ke luar Serbia dengan cara menelepon maskapai berisi ancaman bom.

Polisi yang menerima informasi selanjutnya melacak panggilan itu. Kurang lebih 24 jam kemudian polisi berhasil menangkap pria yang mengancam tersebut.

[Gambas:Video CNN] (Reuters/osc)