Sampai saat ini, Borris Johnson yang merupakan mantan menlu Inggris digadang-gadang menjadi calon kuat pengganti May.
Dilansir Reuters, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris membenarkan Duncan telah menyerahkan surat pengunduran diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan Duncan untuk mundur pun semakin memperkuat asumsi bahwa Johnson yang bakal menjadi perdana menteri Inggris yang baru sekaligus pemimpin Partai Konservatif.
Sebelum Duncan, Menteri Kebudayaan Inggris, Margot James, telah lebih dulu menyatakan mengundurkan diri. James menganggap janji Johnson untuk membawa Inggris keluar Uni Eropa tanpa kesepakatan pada 31 Oktober mendatang merupakan "langkah cukup luar biasa" untuk melawan para pebisnis.
Lihat juga:Kicau Rasis Trump Pancing Amarah Theresa May |
Hammond berjanji akan bertarung untuk menghentikan proses kesepakatan Brexit tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa.
Hasil jajak pendapat Partai Konservatif akan rampung pada Senin malam waktu London. Jika survei benar, Johnson akan langsung menggantikan tugas May sebagai PM pada Rabu (22/7).
[Gambas:Video CNN]
Salah satu tantangan terbesar perdana menteri baru nanti adalah menyelesaikan proses negosiasi Brexit dengan parlemen yang berlarut-larut sebelum tenggat yang ditetapkan Uni Eropa pada 31 Oktober mendatang. (rds/ayp)