Jarum Bersarang 6 Tahun di Tubuh Nyaris Buat Lumpuh Bocah

CNN Indonesia | Selasa, 23/07/2019 20:35 WIB
Jarum Bersarang 6 Tahun di Tubuh Nyaris Buat Lumpuh Bocah Ilustrasi anak-anak. (Stocksnap/Leeroy)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun asal Henan, China diduga menjadi korban malapraktik. Sebab setelah diperiksa ada tiga potongan jarum patah yang bersarang di lehernya selama hampir lima hingga enam tahun.

Pihak keluarga selama ini tidak menyadari hal tersebut, hingga sang anak kerap mengeluh kesakitan pada bagian lehernya.
Dilansir dari asiaone, Selasa (23/7), kakek sang bocah sebelumnya mengira rasa sakit itu hanyalah dampak dari kekurangan kalsium, lantaran kondisi keluarga mereka yang melarat dan tak mampu mencukupi asupan si anak.

Meski begitu, rasa sakit yang dirasakan bocah laki-laki itu kerap membuatnya menangis. Alhasil, pihak keluarga akhirnya menyadari betapa seriusnya masalah kesehatan sang anak.


Menurut laporan media China, Hua Shang Wang, pemeriksaan melalui CT scan yang dilakukan menunjukkan ada sekitar tiga buah benda asing ditemukan di dalam tubuh anak laki-laki tersebut. Dua buah logam bersarang di tulang belakangnya, sedangkan satu lainnya ada di batang tenggorokan sang anak.

Li Tao, selaku ahli bedah saraf di Rumah Sakit Anak Henan mengatakan jika pihak keluarga terlambat memeriksakan sang anak, maka ada kemungkinan dia akan lumpuh seumur hidup. Hal ini karena dekatnya posisi tenggorokan dan arteri tulang belakang.
Jika jarum itu melukai pusat saraf pada tulang belakang maka bisa menyebabkan kelumpuhan.

Li juga menginformasikan bahwa operasi sesungguhnya akan sangat berisiko jika dilakukan.

Sementara itu, sang bocah telah menjalani operasi pada 7 Juli lalu dengan memakan waktu sekitar tujuh jam.

Dokter yang bertugas berhasil menemukan potongan-potongan logam yang jika disatukan menjadi jarum jahit berukuran lima sentimeter. Pihak keluarga pun tak habis pikir bagaimana jarum tersebut bisa bersarang di tubuh anak mereka.
Sejauh ini, anak laki-laki tersebut sedang dalam masa pemulihan dan akan segera keluar dari rumah sakit dalam beberapa hari ke depan. (ajw/ayp)