Dua Bulan Bekerja, Kepala Staf Presiden Ukraina Ingin Mundur

CNN Indonesia | Sabtu, 03/08/2019 01:03 WIB
Dua Bulan Bekerja, Kepala Staf Presiden Ukraina Ingin Mundur Baru dua bulan diangkat, Kepala Staf Presiden Ukraina, Andriy Bogdan, dikabarkan mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Volodymyr Zelensky. (Reuters/Gleb Garanich/File Photo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Baru dua bulan diangkat, Kepala Staf Presiden Ukraina, Andriy Bogdan, dikabarkan mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Volodymyr Zelensky, Jumat (2/7).

"Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengonfirmasi keberadaan surat pengunduran diri kepala stafnya. Presiden mengklarifikasi bahwa dia belum menandatangani surat itu," bunyi pernyataan dalam situs resmi kantor Zelensky.
Misteri mengenai status Bogdan telah menjadi perbincangan sejak Kamis malam. Kantor berita lokal, Interfax Ukraine, sempat melaporkan Bogdan telah mengundurkan diri. Namun kemudian, laporan itu ditarik.

Pengangkatan Bogdan sebagai salah satu pejabat strategis di pemerintahan Ukraina juga bukan tanpa kontroversi. Sebelum menjadi pejabat publik, Bogdan merupakan seorang pengacara salah satu taipan terkaya di Ukraina, Ihor Komoisky. 


Dilansir Reuters, Kolomoisky disebut memiliki hubungan bisnis dengan Zelensky. Relasi keduanya telah berada dalam pengawasan sejak kampanye pemilihan presiden tahun ini.
Zelensky merupakan selebritas sekaligus pelawak yang berhasil memenangkan pemilu pada April lalu. 

Dia menjadi perhatian dunia setelah mengalahkan rivalnya yang merupakan petahana, Presiden Petro Poroshenko, dengan perolehan suara 73 persen dalam pemilu April lalu.

Kemenangan Zelensky terbilang mengejutkan lantaran sejumlah pihak menganggap pencalonannya hanya lelucon. Dia juga tidak memiliki pengalaman berpolitik sama sekali. 

[Gambas:Video CNN]

Satu hal yang Zelensky pernah lakukan dan mendekati politik adalah ketika dirinya berperan sebagai seorang presiden dalam sebuah serial televisi berjudul "Servant of the People."

Meski belum menghasilkan perubahan yang signifikan, Zelensky berhasil mengubah gaya kepresidenan Ukraina selama ini dengan berbagai kelakuan "nyelenehnya" selama tiga bulan menjabat. (rds/has)