Mendadak Sakit, Emir Kuwait Gagal Jumpa Trump

CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 16:44 WIB
Mendadak Sakit, Emir Kuwait Gagal Jumpa Trump Amir Kuwait Syekh Sabah Al Ahmad Al Sabah. (Fethi Belaid/Pool Photo via AP, File)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin Kuwait, Syekh Sabah Al Ahmad Al Sabah, dilaporkan jatuh sakit saat dalam kunjungan ke Amerika Serikat. Alhasil dia dirawat dan batal bertemu dengan Presiden Donald Trump di Gedung Putih.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (9/9), Syekh Al Sabah dilaporkan bakal menjalani serangkaian tes selama dirawat di rumah sakit. Menurut salah satu menteri Kuwait, Syekh Ali Jarrah Al Sabah, mereka akan mengatur kembali jadwal pertemuan Al Sabah dengan Trump.


"Presiden mendoakan salah satu sahabatnya, Emir Syekh Sabah Al Ahmad Al Sabah, supaya lekas sembuh dan menantikannya untuk segera kembali ke Washington jika sudah sembuh," demikian isi pernyataan Gedung Putih.


"Amir adalah pemimpin yang dihormati dan merupakan sahabat AS untuk menghadapi tantangan di kawasan Timur Tengah," ucap isi pernyataan Gedung Putih.

[Gambas:Video CNN]

Syekh Sabah memimpin Kuwait sejak 2006. Dia adalah diplomat yang menjadi penengah dalam perselisihan antara aksi boikot sejumlah negara Arab terhadap Qatar, dan menghelat konferensi untuk menghimpun sumbangan bagi negara-negara di Timur Tengah yang berantakan akibat perang, seperti Irak dan Suriah. (ayp/ayp)