Iran Luncurkan Bavar-373, Sistem Rudal Buatan Sendiri

CNN Indonesia | Kamis, 22/08/2019 17:07 WIB
Iran Luncurkan Bavar-373, Sistem Rudal Buatan Sendiri Ilustrasi rudal Iran. (Reuters/Mahmood Hosseini)
Jakarta, CNN Indonesia -- Iran meluncurkan sistem pertahanan rudal buatan sendiri, Kamis (22/8). Sistem bernama Bavar-373 itu diluncurkan saat meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Iran menganggap Bavar-373 menjadi pesaing sistem rudal S-300 milik Rusia.


Para pejabat Iran menyebut Bavar-373 sebagai sistem pertahanan rudal jarak jauh pertama yang diproduksi sendiri.


Dikutip AFP, Teheran mulai membuat Bavar - yang berarti "percaya" - setelah pembelian sistem S-300 Rusia ditangguhkan pada 2010 karena sanksi internasional.

Kantor berita negara IRNA melaporkan Presiden Hassan Rouhani menghadiri peresmian sistem rudal darat-ke-udara itu.

[Gambas:Video CNN]

Peresmian ini diadakan bertepatan dengan "hari industri pertahanan nasional" Iran.

Pada kesempatan itu Rouhani meminta agar Bavar-373 dimasukkan ke dalam jaringan pertahanan rudal Iran.

"Sistem rudal jarak jauh Bavar-373 cocok untuk geografi Iran dengan jangkauan lebih dari 200 kilometer (124 mil) ... dan bersaing dengan sistem Rusia dan Amerika seperti S-300 dan Patriot," kata IRNA.


Sistem itu "lebih baik daripada S-300 dan hampir sama dengan S-400", kata Rouhani dalam sambutannya.

Dalam gambar yang dirilis tampak sistem tersebut dipasang di belakang truk militer di Teheran.

Ketegangan antara Iran dan AS terus meningkat sejak Presiden Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir pada Mei 2018 dan menjatuhkan sanksi embargo minyak.


Sementara kekhawatiran akan konflik langsung antara AS dan Iran juga meningkat sejak Mei, di mana sejumlah serangan diluncurkan terhadap beberapa tanker minyak di kawasan Teluk.

Iran menembak jatuh pesawat nirawak (drone) Global Hawk milik AS pada Juni lalu karena dianggap melanggar wilayah udaranya, namun kemudian kemudian dibantah. (dea)