Beijing Akan Keluar dari Daftar 200 Kota Paling Berpolusi

has, CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 19:53 WIB
Beijing Akan Keluar dari Daftar 200 Kota Paling Berpolusi Ilustrasi. (AFP Photo/Wang Zhao)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selama ini terkenal sebagai wilayah dengan kualitas udara buruk, kini Beijing diperkirakan bakal keluar dari daftar 200 kota paling berpolusi pada tahun ini.

Perkiraan ini ditarik dari hasil laporan AirVisual yang dilihat AFP, sayap riset dari perusahaan teknologi penjernih udara asal Swiss, IQAir.
Berdasarkan laporan tersebut, Beijing bakal mengurangi partikel kecil yang menjadi polutan udara mematikan, PM2,5, hingga 20 persen ketimbang 2018.

Secara keseluruhan, kadar PM2,5 di Beijing berada di angka 42,6 mikrogram per kubik meter udara pada delapan bulan pertama 2019, menurun 52,8 dari periode yang sama tahun lalu.


"Jika dibandingkan dengan satu dekade sebelumnya, perbedaannya bahkan lebih signifikan. Konsentrasi PM2,5 dalam delapan bulan pertama 2019 berkurang setengah dari periode yang sama pada 2009," tulis AirVisual.
Kadar PM2,5 di ibu kota China itu menarik perhatian dunia pada 2010, ketika mencapai tingkat memerihkan mata di angka 104,0.

Pemerintah lantas melakukan berbagai strategi untuk menanggulangi polusi ini, termasuk dengan mengurangi konsumsi batu bara dan menutup atau merelokasi pembangkit listrik.

[Gambas:Video CNN]

Mereka memasang target penurunan kadar PM2,5 tiap tahun. Sejak 2013, angka polutan itu pun berangsur menurun.

Berkat upaya pemerintah, posisi Beijing menurun ke peringkat 122 dalam daftar kota paling berpolusi di dunia pada 2018. Jika tren ini bertahan, Beijing diprediksi bakal keluar dari daftar 200 kota paling berpolusi. (has)