Sirisena membentuk komisi penyelidikan yang bertugas untuk mengumpulkan bukti baru dari mereka yang bertanggung jawab atas serangan bom. Dalam penyelidikan sebelumnya, kelompok jihad lokal, Jamaah Thowheeth Nasional (NTJ) disalahkan atas serangan yang menewaskan setidaknya sebanyak 258 korban itu. ISIS juga mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, sejumlah anggota oposisi beramai-ramai menentangnya komisi ini. Mereka mengatakan bahwa komisi digunakan oleh sejumlah partai politik untuk membelokkan tanggung jawab pemerintah atas kegagalan menghentikan serangan.
Dia juga dituduh gagal menindaklanjuti peringatan yang diberikan badan intelijen India soal kemungkinan serangan yang akan dilakukan oleh para jihadis di sejumlah gereja dan sasaran-sasaran lainnya di Sri Lanka.
Sirisena membantah tuduhan tersebut. Alih-alih mengaku, dia justru menyalahkan dan memecat Menteri Pertahanan dan Kepala Badan Intelijen Sri Lanka.
[Gambas:Video CNN] (asr/arh)