Kepala penyelidik kepolisian setempat, Peter Volf, mengatakan bahwa pelaku sudah berada di dalam tahanan dan bakal didakwa atas dugaan penyiksaan dan kematian hewan.
"Kami menanggapi insiden semacam ini dengan sangat serius dan siapapun yang terlibat dalam kegiatan semacam ini akan menanggung beban hukum secara penuh," ujar Volf seperti dikutip CNN, Kamis (3/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penduduk berkumpul di jalanan, terperangah. Mereka bangun pada Minggu pagi dan menemukan bangkai kanguru bergelimpangan di halaman rumah mereka," ujar Green.
"Kanguru adalah bagian dari masyarakat, mereka hidup bersama. Mereka biasa melihat kanguru melompat-lompat di jalanan, dan mereka tak masalah jika harus memperlambat laju kendaraan," tutur Green.
[Gambas:Video CNN]
Namun, ini bukan kali pertama Australia terguncang karena kematian massal kanguru. Pada Agustus lalu, Queensland juga gempar karena puluhan kanguru mati, diduga karena keracunan.
"Mereka mati mendadak. Sangat mengerikan dan menyakitkan," ucap seorang pemerhati hewan Australia, Shai Ager. (has)