Jet Rusia Serang Empat Rumah Sakit Suriah di Awal 2019

CNN Indonesia | Senin, 14/10/2019 10:47 WIB
Jet Rusia Serang Empat Rumah Sakit Suriah di Awal 2019 Ilustrasi jet tempur Rusia, Sukhoi Su-35. (Aleksander Markin/Flickr via Wikimedia Commons (CC BY-SA 2.0)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jet tempur Rusia dilaporkan membombardir empat rumah sakit di Suriah pada awal tahun ini. Keempat rumah sakit itu berada di wilayah yang dikuasai pemberontak.

Surat kabar New York Times melaporkan serangan udara itu dilakukan Rusia pada 5 Mei lalu, dan terindikasi bagian dari pola serangan pasukan pendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad selama ini dalam menumpas pemberontak di negara itu.


Rusia kerap membantah bahwa telah menargetkan fasilitas publik dan wilayah sipil di Suriah dengan sengaja.


Menurut investigasi surat kabar berbasis di Amerika Serikat tersebut, Rumah Sakit Nabad al Hayat merupakan salah satu rumah sakit yang dibom Rusia. Para staf dan pasien rumah sakit itu dikabarkan telah lari dan dievakuasi sejak tiga hari sebelumnya demi mengantisipasi pengeboman.

New York Times mendapatkan data terkait serangan Rusia tersebut berdasarkan rekaman radio, catatan pengintaian pesawat, dan laporan sejumlah saksi mata.

Mereka menyatakan seorang petugas pusat kendali misi memberikan koordinat empat rumah sakit itu kepada pilot.

Dalam serangan itu, petugas tersebut memberikan izin bagi para pilot untuk menjatuhkan bom pada titik-titik koordinat itu. Di saat bersamaan, para petugas pemantau pesawat memperingatkan warga sipil di sekitar empat rumah sakit itu terkait serangan yang akan datang.

[Gambas:Video CNN]

Petugas pemantau pesawat juga mencoba menembaki jet-jet Rusia itu untuk menggagalkan serangan meski gagal.

Dilansir AFP, Senin (14/10), pilot kemudian melaporkan telah menjatuhkan bom ke Nabad al Hayat. Sejumlah wartawan yang merekam kejadian melihat tiga buah bom dijatuhkan hingga atap rumah sakit itu meledak dan hancur.

Tak lama dari serangan itu, Rumah Sakit Bedah Kafr Nabl yang tak jauh dari Nabad al Hayat juga dibombardir beberapa kali oleh Rusia.

Petugas transmisi angkatan udara Rusia lalu dilaporkan mendapat laporan dari seorang pilot bahwa misi penyerangan telah dilakukan.

Rumah Sakit Kafr Zita Cave dan Rumah Sakit Tulang Al Amal juga tak luput dari pengeboman jet tempur Rusia.

Keempat rumah sakit tersebut telah memberikan titik koordinat mereka kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk dimasukkan ke dalam daftar lokasi yang tidak boleh menjadi sasaran serangan udara.


Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, pada September lalu menuturkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan internal terkait pengeboman terhadap sejumlah rumah sakit di Suriah. (rds/ayp)