Gerebek Sekolah Agama, Polisi Nigeria Bebaskan 147 Siswa

CNN Indonesia | Minggu, 20/10/2019 05:54 WIB
Gerebek Sekolah Agama, Polisi Nigeria Bebaskan 147 Siswa Ilustrasi warga Nigeria. (AFP PHOTO / FLORIAN PLAUCHEUR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi di Nigeria menyelamatkan 147 orang dari sebuah sekolah Islam berasrama yang disebut sebagai tempat penyiksaan para siswa.

Temuan ini terjadi ketika pasukan bersenjata menggerebek sebuah sekolah di distrik Rigasa, Kaduna. Penggerebekan ini sendiri merupakan yang keempat dalam sebulan terakhir.

Dari 147 orang itu, menurut pejabat setempat, 22 di antaranya merupakan perempuan.

"Semua tahanan ditemukan dalam kondisi dirantai dan mereka mengaku dipukuli. Ada 22 perempuan dan beberapa dari mereka mengalami pelecehan seksual," kata Hafsat Baba, komisaris urusan wanita di negara bagian Kaduna, Nigeria, Sabtu (19/10) dikutip dari AFP.

Dua orang Kamerun dan dua orang dari Niger, lanjutnya, termasuk di antara mereka yang diselamatkan.

[Gambas:Video CNN]
Menurut Hafsat Baba, para tahanan dibawa ke sekolah tersebut oleh anggota keluarganya sendiri karena "pencurian kecil-kecilan, kenakalan, dan kecanduan narkoba.

"Beberapa dari mereka memiliki masalah psikologis dan secara mental tidak stabil," imbuh dia.

Baba pun berjanji bahwa sekolah apapun yang memperlakukan siswa semacam itu akan ditutup.

Bulan lalu, polisi menyelamatkan lebih dari 300 siswa pria dari sekolah asrama sejenis di lingkungan yang sama. Mereka juga mengatakan bahwa mereka telah disiksa dan dianiaya secara seksual.

Pengungkapan itu mengarah pada penggerebekan polisi di dua sekolah asrama lainnya di negara bagian Katsina pekan ini. Daru dua lokasi itu, petugas mengatakan mereka menyelamatkan lebih dari 400 siswa pria.

Diketahui, angka penggunaan narkoba yang tinggi dan kurangnya fasilitas rehabilitasi di Nigeria utara telah menyebabkan beberapa orang tua mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah-sekolah Islam informal.




(AFP/arh)