Temuan ini terjadi ketika pasukan bersenjata menggerebek sebuah sekolah di distrik Rigasa, Kaduna. Penggerebekan ini sendiri merupakan yang keempat dalam sebulan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua orang Kamerun dan dua orang dari Niger, lanjutnya, termasuk di antara mereka yang diselamatkan.
[Gambas:Video CNN]
Menurut Hafsat Baba, para tahanan dibawa ke sekolah tersebut oleh anggota keluarganya sendiri karena "pencurian kecil-kecilan, kenakalan, dan kecanduan narkoba.
"Beberapa dari mereka memiliki masalah psikologis dan secara mental tidak stabil," imbuh dia.
Baba pun berjanji bahwa sekolah apapun yang memperlakukan siswa semacam itu akan ditutup.
Bulan lalu, polisi menyelamatkan lebih dari 300 siswa pria dari sekolah asrama sejenis di lingkungan yang sama. Mereka juga mengatakan bahwa mereka telah disiksa dan dianiaya secara seksual.
Diketahui, angka penggunaan narkoba yang tinggi dan kurangnya fasilitas rehabilitasi di Nigeria utara telah menyebabkan beberapa orang tua mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah-sekolah Islam informal.
(afp/arh)