Tiga Tentara AS Tewas Saat Berlatih Kendaraan Tempur

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 07:55 WIB
Tiga Tentara AS Tewas Saat Berlatih Kendaraan Tempur Ilustrasi tentara AS. (morgueFile/taliesin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga tentara Amerika Serikat tewas dan tiga lainnya mengalami luka-luka saat latihan perang di Fort Stewart, Georgia, Minggu (20/10).

Dikutip AFP, pihak militer dalam sebuah pernyataan mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan tempur lapis baja. Para tentara itu berasal dari Tim Tempur Brigade Lapis Baja 1.


Namun, mereka tidak menjelaskan secara rinci bagaimana kecelakaan itu terjadi. Untuk mengetahui penyebab kecelakaan, saat ini pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan.


"Enam tentara terlibat kecelakaan, tiga orang dinyatakan meninggal di lokasi, dan tiga lagi dilarikan ke Rumah Sakit Komunitas Angkatan Darat Winn karena mengalami luka-luka," kata pihak militer dalam sebuah pernyataan.

[Gambas:Video CNN]

CNN
mengatakan kendaraan tempur Bradley Fighting Vehicle yang diniki para tentara terguling ke air hingga menyebabkan tiga dari mereka tewas di lokasi.

Komandan Divisi Infanteri ke-3, Mayor Jenderal Tony Aguto, menyebut kejadian ini sebagai "hari yang memilukan."


"Hari ini adalah hari yang memilukan bagi Divisi Infanteri ke-3, dan seluruh komunitas Lapangan Terbang Angkatan Darat Fort Stewart-Hunter, karena kita semua terpukul atas kecelakaan ini," kata Tony Aguto.

Bradley Fighting Vehicle adalah kendaraan lapis baja seberat 27 ton yang dirancang untuk membawa pasukan infantri ke medan perang. Kendaraan itu dilengkapi dengan meriam 25 mm, sistem rudal TOW dan senapan mesin.


Fort Stewart merupakan instalasi Angkatan Darat terbesar di sebelah timur Sungai Mississippi yang didirikan pada 1940. Pangkalan itu berada di atas lahan seluas 280.000 hektare. (dea)