Demo Hong Kong Kembali Ricuh, Polisi Lepaskan Gas Air Mata

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 08:46 WIB
Demo Hong Kong Kembali Ricuh, Polisi Lepaskan Gas Air Mata Ilustrasi kericuhan demo di Hong Kong. (AP Photo/Vincent Yu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Massa pro-demokrasi Hong Kong kembali terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian. Pihak kepolisian Hong Kong menembakkan gas air mata dan meriam air ke arah demonstran dalam aksi unjuk rasa di Tsim Sha Tsui, Minggu (20/10).

Seperti dikutip AFP, awalnya pedemo melakukan aksi damai dengan pawai massal.
Namun kemudian ribuan massa terpecah menjadi beberapa kelompok kecil dan menyerang polisi dengan bom molotov. Massa juga merusak fasilitas umum dan bangunan di sekitar lokasi.


Polisi lalu membalas dengan serangkaian gas air mata, tembakan peluru karet, pukulan tongkat serta meriam air dengan campuran pewarna biru dan cairan lada. Meriam air tersebut digunakan untuk mengidentifikasi massa yang berlari di sepanjang Jalan Nathan.


[Gambas:Video CNN]

Serangan meriam air itu dilaporkan sempat memasuki wilayah sebuah masjid hingga meninggalkan bekas pewarna di sepanjang pintu masuk. Akan tetapi polisi mengklaim bahwa serangan tersebut tidak disengaja.


Meski banyak demonstran menyebar ke berbagai lokasi, tetapi ada juga yang memilih tetap menyerang polisi anti-huru-hara agar pergerakan mereka semakin lambat. Serangan dilakukan dengan membakar barikade dan berbagai toko hingga malam hari.


Sebenarnya aksi di pekan ke-20 tersebut tidak mendapat persetujuan kepolisian. Polisi menolak memberikan izin dengan alasan keamanan dan pertimbangan demonstrasi yang selalu berakhir ricuh. Namun massa berkeras tetap nekat turun ke jalan dalam unjuk rasa yang telah berlangsung selama hampir lima bulan itu. (fls/dea)