KILAS INTERNASIONAL

Kaisar Jepang Dilantik hingga Raja Thailand Cabut Gelar Selir

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 06:20 WIB
Kaisar Jepang Dilantik hingga Raja Thailand Cabut Gelar Selir Berbagai isu meramaikan berita internasional Selasa (22/10), mulai dari penobatan Kaisar Jepang hingga keputusan raja Thailand untuk mencabut gelar selirnya. (Kyodo News via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berbagai isu meramaikan berita internasional pada Selasa (22/10), mulai dari penobatan Kaisar Jepang, Naruhito, hingga keputusan Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, untuk mencabut semua gelar selirnya karena berupaya menyaingi ratu.

1. Naruhito Berdoa ke Dewa Matahari Saat Penobatan Kaisar Jepang

Setelah menerima takhta dari ayahnya pada awal tahun ini, Naruhito akhirnya ditahbiskan menjadi kaisar Jepang melalui serangkaian ritual Shinto pada Selasa.


Naruhito memulai prosesi upacara sejak pagi hari waktu setempat. Dia mengenakan pakaian tradisional dan berdoa di Kuil Kashikodokoro serta dua petilasan lainnya.

[Gambas:Video CNN]
Di Kuil Kashikodokoro, Naruhito harus berdoa kepada Amaterasu atau Dewa Matahari. Dia didampingi sejumlah abdi kaisar yang membawa beberapa pusaka kekaisaran seperti pedang dan permata.

Puncaknya, Naruhito akan mengenakan jubah kekaisaran lengkap dengan mahkota. Lalu pada malam hari, Naruhito bersama sang istri, Permaisuri Masako, menggelar jamuan makan malam yang dihadiri tamu kehormatan, termasuk pejabat dari dalam dan luar negeri.

2. Bertemu Raja Malaysia, Ma'ruf Amin Titip TKI

Wakil Presiden Ma'ruf Amin turut menghadiri prosesi penahbisan Naruhito tersebut. Sesaat sebelum mengikuti rangkaian acara, Ma'ruf bertemu dengan Raja Malaysia Yang Dipertuan Agong XVI di hotel tempat mereka menginap.

Dalam pertemuan tersebut, Ma'ruf meminta Yang di-Pertuan Agong XVI memberi perlindungan kepada warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia.

[Gambas:Video CNN]
Selain itu, keduanya juga membahas upaya perlawanan terhadap diskriminasi ekspor sawit. Ma'ruf mengatakan bahwa Indonesia dan Malaysia sama-sama menjadi negara penghasil terbesar sawit.

Ma'ruf juga mengajak Malaysia bekerja sama menangkal perkembangan Islam radikal. Ketua Umum MUI itu mengatakan bahwa sebagai negara mayoritas Muslim, Indonesia perkembangan Islam yang damai, toleran, rahmatan lil alamin, dan Islam wasathiyah sehingga relasi kedua negara tetap kondusif.

3. Raja Thailand Cabut Gelar Selir karena Berambisi Saingi Ratu

Monarki Thailand juga menarik perhatian ketika Raja Maha Vajiralongkorn mencabut semua gelar kehormatan selirnya, Sineenat Wongvajirapakdi, karena dianggap berambisi menyaingi posisi ratu.

Melalui surat perintah kerajaan, Maha resmi mencabut gelar Chao Khun Phra dari Sineenat karena "tidak setia pada raja" dan "bertindak melawan penunjukan Ratu [Suthida] karena ambisinya sendiri."

[Gambas:Video CNN]
Selir yang biasa dipanggil Koi tersebut baru saja menerima gelar Chao Khun Phra saat perayaan ulang tahun Maha Vajiralongkorn pada 28 Juli lalu.

Dua bulan sebelumnya, tepatnya pada Mei, Maha Vajiralongkron mempersunting Suthida, yang otomatis mendapatkan gelar ratu.

Dalam prosesi pelantikan Maha Vajiralongkorn beberapa hari setelah pernikahan dengan Suthida, Koi terlihat dalam arak-arakan militer menggunakan seragam lengkap. (has/has)