"Kami mendesak supaya pemerintah Kanada mengambil langkah serius untuk segera membebaskan Meng Wanzhou, dan membiarkan dia kembali ke China dengan selamat," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, seperti dilansir Associated Press, Kamis (7/11).
Meng ditahan di Vancouver sejak Desember tahun lalu. Dia dilarang keluar dari negara itu atas permintaan Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meng menyatakan tidak bersalah dan menyangkal tuduhan itu. Dia juga menolak permintaan ekstradisi ke AS.
[Gambas:Video CNN]
China membalasnya dengan menangkap dua warga Kanada, Michael Kovrig dan Michael Spavor, karena diduga menjadi mata-mata.
Pada Juni lalu pemerintah China memutuskan melarang impor daging dari Kanada. Alasannya adalah otoritas Kanada memalsukan dokumen ekspor.
Pendiri Huawei, Ren Zhengfei, beranggapan penangkapan putrinya akibat imbas perselisihan politik antara AS dan China.
Tensi perang dagang antara kedua negara mencapai puncaknya saat Presiden Donald Trump mengeluarkan larangan bagi perusahaan AS untuk menggunakan layanan atau produk milik Huawei. Akibatnya, sejumlah perusahaan termasuk Google menghentikan dukungan untuk ponsel produksi Huawei. (ayp/ayp)