ISIS Serang Pos Perbatasan Tajikistan, 17 Orang Tewas

CNN Indonesia | Kamis, 07/11/2019 14:28 WIB
ISIS Serang Pos Perbatasan Tajikistan, 17 Orang Tewas Ilustrasi ISIS. (Laudy Gracivia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengikut ISIS dilaporkan menyerang pos perbatasan antara Tajikistan dan Uzbekistan. Dilaporkan 17 orang, termasuk seorang tentara dan polisi, tewas dalam kejadian itu.

Seperti dilansir AFP, Kamis (7/11), saksi mengatakan kelompok penyerang berjumlah 20 orang dan seluruhnya mengenakan penutup wajah. Mereka menyerang pos perbatasan Ishkobod.


Insiden itu terjadi di dekat Ibu Kota Dushanbe, saat negara itu sedang mempersiapkan peringatan Hari Konstitusi. Presiden Emomali Rakhmon juga sedang dalam lawatan ke Swiss.


Beberapa penyerang berhasil ditangkap. Saat diinterogasi, mereka mengaku sebagai anggota ISIS Khurasan (Afghanistan) yang tengah menyeberangi perbatasan sejak Minggu pekan lalu.

"Seluruh pelaku mengaku sebagai anggota ISIS," demikian keterangan dari dinas penjaga perbatasan.

Ada lima orang yang berhasil ditangkap hidup-hidup.

[Gambas:Video CNN]

Sejak Tajikistan merdeka dari Uni Soviet pada 1991, terjadi sejumlah perang saudara.

Sebanyak 10 ribu orang diperkirakan meninggal dalam perang sipil selama lima tahun pada 1990-an. Sejumlah kelompok pemberontak bermunculan, termasuk yang mengusung ideologi Islam.

Pemerintah Tajikistan menyatakan ada sekitar 1000 warganya yang bergabung dengan kelompok bersenjata di Irak dan Suriah. Bahkan, salah satu komandan pasukan khusus Tajikistan, Gulmurod Halimov, bergabung dengan ISIS pada 2015.

Pada Mei lalu, 32 orang meninggal dalam kerusuhan di penjara. Sebanyak 19 di antaranya adalah pengikut ISIS.


Pada Juli 2018, rombongan pesepeda asing diserang mengakibatkan empat orang tewas dan dua luka-luka, termasuk dua orang Amerika Serikat. (ayp/ayp)