3 Orang Tewas saat Penembakan di Oklahoma

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 19/11/2019 01:54 WIB
3 Orang Tewas saat Penembakan di Oklahoma Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/Sestovic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga orang dilaporkan tewas dalam penembakan di sebuah toserba di Duncan, Oklahoma, Amerika Serikat pada Senin (18/11) pagi waktu setempat.

Mengutip AFP, Kepala Kepolisian Duncan, Danny Ford mengatakan penembakan terjadi di area parkir depan toko Walmart di Oklahoma.

Ford menerangkan dua orang pria dan seorang perempuan tewas dalam insiden penembakan yang terjadi sekitar pukul 10 pagi waktu setempat. Tersangka diketahui tewas usai melakukan aksinya.


Dua korban ditemukan tergeletak di dalam mobil, sementara satu lainnya berada di area parkir. Jejak peluru ditemukan di kaca depan mobil.

Salah seorang saksi mata, Aaron Helton mengatakan mendengar suara sembilan tembakan ketika hendak memarkirkan kendaraannya.

"Ketika sampai [di toko], saya menemukan tiga mayat dan sebelumnya ada suara sembilan tembakan," terang Helton seperti dilansir Associated Press.

Penembakan ini menambah daftar panjang aksi serupa yang terjadi di pertokoan di AS. Sebelumnya aksi penembakan massal terjadi di sebuah toko Walmart di El Paso, Texas yang menewaskan 22 orang pada Agustus lalu.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai Seth Aaron Ator (21) menyebut aksinya sebagai 'invasi Hispanik'. Kepolisian menyebut tersangka diketahui dipecat dari pekerjaannya di Journey Oilfield Service beberapa jam sebelum kejadian.

"Tersangka pergi bekerja dan sempat berada di sana sebentar lalu dipecat oleh atasannya. Kemudian ia dan mantan atasannya menelepon kepolisian karena keberatan atas pemecatan tersebut," ungkap Kepala Kepolisian Kota Odessa Michael Gerke dikutip AFP.

Akibat kejadian penembakan massal tersebut, Walmart kemudian membatasi penjualan senjata dan amunisi.

[Gambas:Video CNN] (evn/evn)