Menpora Malaysia Siap Mundur jika Terbukti Salahkan Wewenang

CNN Indonesia | Selasa, 26/11/2019 11:57 WIB
Menpora Malaysia Siap Mundur jika Terbukti Salahkan Wewenang Menpora Malaysia Syed Saddiq. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman mengaku siap mengundurkan diri jika terbukti salah menyalahgunakan wewenang.

Syed Saddiq dituduh menyalahgunakan kekuasaan atas pemberian kontrak senilai RM7mil atau sekitar Rp23 miliar untuk menjalankan Lembaga Keterampilan Pemuda Nasional (IKBN) di tiga negara bagian.
"Jika terbukti menyalahgunakan kekuasaan, dan Komisi Anti Korupsi Malaysia dapat membuktikan, saya akan menjadi orang pertama yang mengundurkan diri. Saya tidak takut," kata Syed saat menjawab Ahli Parlimen Paya Besar Mohd Shahar Abdullah.

Politikus itu berulang kali menantang Syed soal apakah dia berani mengundurkan diri bila terbukti atas tuduhan tersebut.


[Gambas:Video CNN]

Dalam rapat dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Shahar mengatakan ada dugaan tender untuk IKBN di Melaka, Selangor dan Perlis diberikan kepada perusahaan yang memiliki hubungan dengan Syed Saddiq.

Politikus lainnya Datuk Jalaluddin Alias mengklaim memiliki bukti soal kontrak senilai puluhan miliar rupiah itu.


Namun Syed yakin tidak bersalah karena pemberian kontrak tersebut sudah sesuai prosedur. Kata dia, semua tender dilakukan secara terbuka melalui sistem e-perolehan.

Menurut Syed Saddiq, evaluasi tender juga dibuat secara transparan oleh komite berdasarkan kriteria yang ditetapkan.

"Hanya tender yang disetujui pada tahap evaluasi yang dianggap memenuhi syarat untuk ditunjuk," kata Syed, Senin (25/11) dikutip dari The Star.


Syed Saddiq menambahkan, baik dia maupun anak buahnya tidak terlibat dalam proses evaluasi tender.

Atas masalah ini, pria 26 tahun itu telah memerintahkan jajarannya untuk membuat laporan ke Komisi Anti Korupsi Malaysia. (dea)