17 Tewas dalam Ledakan Bom Mobil di Turki

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 27/11/2019 04:20 WIB
17 Tewas dalam Ledakan Bom Mobil di Turki Ilustrasi. Setidaknya 17 orang tewas dan lebih dari 20 lainnya terluka dalam ledakan bom mobil di Tel Halaf, Turki, pada Selasa (26/11). (AFP PHOTO / OZAN KOSE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya 17 orang tewas dan lebih dari 20 lainnya terluka dalam sebuah insiden ledakan bom mobil di Turki pada Selasa (26/11).

Serangan bom tersebut terjadi di Tel Halaf yang terletak di barat Kota Ras al-Ayn.

Tel Halaf menjadi titik pertempuran terberat saat Turki melancarkan serangan militer terhadap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) pada Oktober lalu. Turki memandang YPG sebagai kelompok teroris.

Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan Turki menyalahkan YPG atas serangan tersebut. YPG telah melakukan pemberontakan terhadap Turki sejak 1984 silam.

"Kelompok teror YPG melanjutkan aksi bom mobilnya yang ditujukan pada warga sipil. Kali ini mereka meledakkan sebuah bom mobil di Tal Halaf, menewaskan 17 orang dan melukai lebih dari 20 orang," ujar Kementerian Pertahanan Turki, melansir AFP.

Observaroty Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa jumlah korban kemungkinan akan bertambah. Beberapa korban cedera dilaporkan dalam kondisi kritis.

Turki melancarkan serangannya ke pasukan Kurdi di Suriah pada 9 Oktober lalu. Insiden itu meletus setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan sedikitnya 50 tentara AS dari Suriah.

[Gambas:Video CNN]


(asr/asr)