Gairahkan Kehidupan Malam, Sydney Cabut Aturan Alkohol

CNN Indonesia | Kamis, 28/11/2019 13:07 WIB
Pemerintah Kota Sydney akan mencabut aturan minuman beralkohol. Pembatasan aturan alkohol diakhiri dengan alasan untuk gairahkan kehidupan malam. Ilustrasi. (searchspider/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Kota Sydney akan mencabut aturan minuman alkohol. Pembatasan aturan minuman beralkohol diakhiri dengan alasan untuk menggairahkan kehidupan malam.

Pencabutan undang-undang itu efektif berlaku mulai 14 Januari.

Perdana Menteri New South Wales, Gladys Berejiklian, mengungkapkan nantinya jam operasional pub diperpanjang.

Aturan yang membatasi minum alkohol lepas tengah malam akan dilonggarkan di sebagian besar pusat kota Sydney.


"Kita perlu memastikan bahwa kita memiliki ekonomi malam yang kuat dan menggeliat yang mencerminkan posisi kita sebagai satu-satunya kota di Australia yang benar-benar global," kata Berejiklian dikutip AFP, Kamis (28/11).

[Gambas:Video CNN]

Pengetatan aturan alkohol mulai diterapkan di Sydney pada awal 2014 untuk membatasi kekerasan terkait alkohol.

Peraturan yang dikenal dengan istilah 'Lock-out Laws' itu menyatakan mereka yang telah keluar dari bar pada pukul 01.30 dini hari dilarang masuk kembali ke bar mana pun. Semua pub, bar, kelab malam tidak bisa menghidangkan alkohol setelah pukul 3 pagi.


Pembatasan alkohol ini sangat dirasakan saat pesta malam tahun baru. Bahkan para pendatang terpaksa minum rum ketika menikmati malam pergantian tahun di Sydney. Tidak heran jika Sydney bak kota mati di malam hari.

Aturan tersebut juga membuat penyanyi yang datang ke Sydney seperti Madonna dan Justin Bieber tidak bisa menghadiri pesta usai konser.


Sydney menjadi salah satu terbaik di dunia berdasarkan survei yang dibuat TimeOut.com. Akan tetapi sebagian besar warga menyebut Sydney kota terburuk di dunia untuk kehidupan malam. (dea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK