Demo Irak Kembali Rusuh, 8 Pedemo Tewas dan 50 Terluka

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 28/11/2019 17:50 WIB
Demo Irak Kembali Rusuh, 8 Pedemo Tewas dan 50 Terluka Demo Irak kembali berujung ricuh. (Foto: AP Photo/Hadi Mizban)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua demonstran dilaporkan ditembak oleh kepolisian saat menggelar aksi unjuk rasa di Nasiriyah, Irak selatan pada Kamis (28/11).

Demo anti pemerintah juga menelan korban 50 orang luka-luka, dua orang lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.

Dilansir AFP, petugas medis dan keamanan mengungkapkan bentrokan terjadi ketika pihak kepolisian berusaha memukul mundur pedemo dari dua jembatan yang sempat diblokir oleh pedemo.


Kekerasan yang terjadi di Nasiriyah pecah hanya berselang sehari setelah pengunjuk rasa membakar kantor konsulat Iran di Syiah Najaf, Irak. Satu orang dilaporkan tewas dan 35 lainnya luka-luka saat aparat melemparkan tembakan ke arah kerumunan massa.

Mengutip New York Times, aksi ini merupakan upaya kedua yang dilakukan pengunjuk rasa untuk membakar konsulat Iran. Pada awal November lalu, massa melemparkan bom molotov ke arah gedung. Namun, api mereda dan hanya menimbulkan kerusakan terbatas.

[Gambas:Video CNN]

Insiden itu menandai peningkatan tensi aksi unjuk rasa yang berkecamuk di Baghdad dan sejumlah kota lainnya di Irak sejak meletus pada 1 Oktober lalu.  Massa memprotes pemerintah yang dianggap korup, buruknya layanan publik, dan tingkat pengangguran yang tinggi.

Aksi unjuk rasa selama dua bulan terakhir juga terjadi di Baghdad hingga menjadikan kota terasa mencekam.

Para pedemo menuntut adanya perombakan sistem pemerintahan yang dianggap sarat korupsi dan tidak efisien.

Demo berujung kekerasan yang terjadi di Irak dilaporkan telah menewaskan lebihd ari 350 orang dan 15 ribu lainnya luka-luka. (evn)