Suporter Indonesia Akhirnya Dibebaskan Polisi Malaysia

AP, CNN Indonesia | Kamis, 28/11/2019 18:31 WIB
Suporter Indonesia Akhirnya Dibebaskan Polisi Malaysia Suporter Indonesia, Andreas Setiawan (tengah) akhirnya dibebaskan oleh polisi Malaysia. Foto: KBRI KL
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi Cheras Malaysia (PDRM) membebaskan seorang suporter Indonesia asal Bali, Andreas Setiawan pada Kamis (28/11) sore.

KBRI Kuala Lumpur melalui keterangan resminya mengungkapkan setelah bebas dari tahanan, Andreas akan segera kembali ke Bali.

"Alhamdulillah. Sore ini Polisi Cheras Malaysia (PDRM) telah melepaskan Sdr. Andreas Setiawan dari tahanan dan dalam waktu Andreas akan segera kembali ke Bali," tulis KBRI Kuala Lumpur melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com.


Sebelumnya pihak PDRM telah membebaskan dua suporter asal Indonesia lainnya yakni Iyan Prada Pribowo dan Rifki Chorudin. Keduanya sudah menginjakkan kaki kembali ke Indonesia.

"KBRI Kuala Lumpur berterima kasih atas kerjasama dan koordinasi yang baik dengan PDRM dan Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia atas telah bebasnya tiga orang suporter sepakbola Indonesia dari tahanan polisi," lanjutnya.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya beredar video dugaan pengeroyokan terhadap tiga suporter Indonesia oleh sekelompok suporter Malaysia melalui media sosial.

Dalam video yang viral tersebut menunjukkan aksi intimidasi yang dilakukan suporter Malaysia. Aksi tersebut diduga sebagai balasan atas serangan yang dilakukan suporter Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menpora Malaysia Syed Saddiq sempat menuding video yang beredar itu sebagai hoaks. Namun hal itu dibantah oleh Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto yang mengatakan jika pihak Malaysia tak perlu meragukan kebenaran video yang beredar.

"Kalau masih meragukan silakan panggil pihak independen, bisa FIFA, untuk mengecek kebenaran kejadian tersebut," ujar Gatot kepada CNNIndonesia.com pada Jumat (22/11).

Saddiq akhirnya mengakui hal tersebut dan menyatakan permintaan maafnya melalui akun Twitter pribadinya. (evn/evn)