Seperti dilansir AFP, Senin (9/12), pesawat yang membawa jenazah berangkat dari Kabul dengan upacara pelepasan yang dihadiri Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani.
Mereka sempat menggelar upacara doa sejenak di bandara. Jasad Nakamura diletakkan di dalam peti yang dibungkus kain putih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kematian Nakamura membuat terkejut banyak warga Afghanistan. Sebab, sosoknya dihormati karena sudah membantu banyak warga setempat sejak 1980-an.
Insiden pembunuhan itu terjadi pada 3 Desember lalu. Mobil yang dikendarai Nakamura diberondong tembakan oleh orang tidak dikenal ketika melintas di jalanan Kota Jalalabad, Provinsi Nangarhar.
[Gambas:Video CNN]
Dalam kejadian itu lima warga Afghanistan juga tewas. Mereka adalah tiga pengawal, seorang sopir, dan satu rekannya.
Dari hasil otopsi, Nakamura tertembak pada bagian dada sebelah kanan. Dia meninggal ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Nakamura mendirikan organisasi bantuan kesehatan sejak 1984. Dia bermukim di Afghanistan dan Pakistan sejak 1980-an untuk menangani pasien lepra.
Sepak terjangnya sebagai aktivis kesehatan yang berada di daerah konflik cukup mengilap. Pada 2003, Nakamura yang lahir di Fukuoka meraih penghargaan Ramon Magsaysay untuk perdamaian.
Lihat juga:AS-Taliban Lakukan Perundingan Lagi di Qatar |