Pria Jepang Ditangkap Usai Buat 24 Ribu Aduan Lewat Telepon

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 21:09 WIB
Pria Jepang Ditangkap Usai Buat 24 Ribu Aduan Lewat Telepon Ilustrasi. (Foto: Buechewurm_65/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria lanjut usia berusia 71 tahun di Jepang ditangkap setelah menelepon 24 ribu kali untuk menyampaikan komplain.

Pria bernama Akitoshi Okamoto protes karena menganggap perusahaan operator KDDI telah menyalahi kontrak. Polisi Tokyo mengatakan Okamoto juga telah melakukan ratusan komplain lewat telepon selama delapan hari terakhir.

Namun, komplainnya kali ini menjadi puncak kekesalan pihak perusahaan. Okamoto diketahui membuat ribuan telepon untuk menyampaikan komplain dan menghina staf bagian layanan konsumen.


"Dia [Okamoto] menuntut staf KDDI untuk meminta maaf secara langsung karena telah melanggar kontrak. Dia juga berulang kali menutup telepon dengan cara yang tidak sopan," ungkap juru bicara kepolisian.

Dilansir AFP, Okamoto ditahan sejak pekan lalu karena dianggap telah melakukan kecurangan untuk kemajuan bisnis sebuah perusahaan.

[Gambas:Video CNN]

Jepang menghadapi isu masalah sosial seiring dengan meningkatnya jumlah generasi tua.

Pengemudi lansia di Jepang sering memicu kecelakaan fatal, dan sejumlah operator kereta api juga mencatat adanya penaikan angka pelanggaran terhadap staf yang dilakukan konsumen berusia lanjut.

Juni lalu, mobil yang dikendarai seorang lansia menabrak sekelompok anak-anak di Nishinomiya, Jepang. Diketahui pengemudi tidak bisa mengendalikan mobil yang dikendarainya.

Dua bulan sebelumnya, seorang pengendara mobil berusia 87 tahun melaju ke perlintasan pejalan kaki dengan kecepatan tinggi di Tokyo, menewaskan seorang ibu berusia 31 tahun dan putrinya yang berusia tiga tahun, serta melukai beberapa orang lainnya. (evn/evn)