Diketahui, tiga pelaut Indonesia, yakni Saimun, Maharuddin, dan Farhan, diculik oleh Abu Sayyaf pada September di perairan Malaysia di dekat ujung selatan Mindanao, Filipina. Dua pelaut sudah dibebaskan belum lama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengakui operasi penyelamatan ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat terbatas di Kemenko Polhukam pada 17 Desember.
[Gambas:Video CNN]
"Ratas Polhukam tanggal 17/12/2019 menyepakati perburuan lebih intensif dan terukur untuk membebaskan 3 WNI yang disandera Abu Sayyaf di Philippina," ucapnya.
Pasukan Filipina pada Minggu (22/12) dilaporkan menyelamatkan dua pelaut Indonesia. Seorang pejabat militer mengungkapkan bahwa serangan ke markas militan selama 30 menit di pegunungan Panamao di Pulau Selatan Jolo itu menewaskan dua orang, yaitu tentara dan anggota kelompok tersebut.
"Alhamdulillah, hari ini dua dari tiga tersandera bisa dibebaskan. Ini berkat kerjasama Pemerintah Indonesia dan Philippina. Dua orang penyandera tewas," kicau Mahfud.
[Gambas:Twitter]
(arh)