Wakil Menteri Pertanian dan Industri Berbasis Pertanian Malaysia, Sim Tze Tzin, menyatakan penduduk Malaysia tidak perlu khawatir pelarangan impor babi dari Indonesia akan memicu kelangkaan pasokan dan kenaikan harga.
Pemerintah Malaysia juga melarang para pelancong membawa produk yang berbahan babi dari luar negeri ke negara itu. Dia menyatakan pemerintah sudah memerintahkan aparat di setiap bandara untuk memeriksa koper dan seluruh barang bawaan para pendatang, karena saat ini adalah musim puncak masa liburan sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) membenarkan Kementerian Pertanian Indonesia sudah menyatakan wabah flu babi Afrika merebak. Kementan menyatakan wabah itu menjangkiti ternak babi di Sumatera Utara.
Sejumlah negara yang terjangkit wabah flu babi Afrika adalah Kamboja, China, Mongolia, Vietnam, Korea Selatan, Korea Utara, Laos, Myanmar, Filipina dan Timor-Leste,
Sampai saat ini diperkirakan sekitar 27 ribu ternak babi di Sumatera Utara sudah dimusnahkan. Sedangkan ribuan lainnya rentan terjangkit wabah tersebut.
Menurut Dinas Kesehatan Hewan Medan, sampai saat ini sekitar seribu sampai 2000 ternak babi diperkirakan meninggal setiap hari akibat flu babi Afrika. Di wilayah tersebut daging babi menjadi salah satu bahan makanan pokok bagi umat Nasrani setempat. (ayp/ayp)