KILAS INTERNASIONAL

Israel Akui Kesalahan Serangan hingga Parade Natal Palestina

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 26/12/2019 06:42 WIB
Israel Akui Kesalahan Serangan hingga Parade Natal Palestina Jet tempur Su-57 buatan Rusia. (Foto: AP Photo/Pavel Golovkin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tentara Israel mengakui ada kesalahan penilaian terkait serangan yang menewaskan sembilan anggota keluarga di Gaza hingga parade yang diikuti oleh ribuan warga Palestina saat perayaan Natal di kota Ramallah, Tepi Barat menghiasi kabar internasional pada Rabu (25/12).

Tentara Israel Akui Ada Kesalahan Serangan Mematikan di Gaza

Tentara Israel mengakui serangan di Gaza yang menewaskan sembilan anggota keluarga disebabkan oleh penilaian yang salah terhadap warga sipil.


Dilansir dari AFP, serangan udara 14 November menargetkan rumah Rasmi Abu Malhous. Tokoh yang digambarkan oleh Israel sebagai komandan Jihad Islam, gerakan gerilyawan Palestina di mana Israel telah melancarkan kampanye selama tiga hari.

Rasmi dan delapan anggota keluarganya terbunuh dalam serangan tersebut, termasuk lima anak.

Melalui pernyataannya, pihak tentara mengatakan bahwa intelijen yang dikumpulkan sebelum serangan tersebut mengindikasikan bahwa kediaman itu "ditetapkan sebagai kompleks militer organisasi teror Jihad Islam".

Tentara telah memperkirakan bahwa warga sipil tidak akan dirugikan akibat serangan di wilayah itu, yang diyakini tidak dapat diakses oleh anggota masyarakat. Namun penyelidikan militer kemudian menemukan hal lain.

Jet Tempur Rusia Su-57 Generasi Kelima Jatuh Saat Uji Terbang

Jet tempur Su-57 generasi kelima buatan Rusia jatuh saat melakukan penerbangan uji coba. Jet tempur canggih itu jatuh di wilayah pabrik perakitan Komsomolsk-on-Amur di Far East.

[Gambas:Video CNN]

Russian Today, pada Selasa (24/12), melaporkan sang pilot berhasil keluar dari pesawat setelah menekan kursi pelontar. Kemudian dia berhasil diselamatkan oleh helikopter Mi-8.

Pesawat tersebut sedang menjalani serangkaian uji terbang sekitar 110 kilometer dari pangkalan udara Dzyomgi di wilayah Khabarovsk.

Pihak produsen mengatakan insiden itu tidak menimbulkan kerusakan maupun korban di darat. Saat ini mereka tengah mencari kotak hitam untuk menyelidiki penyebab pesawat jatuh.

Ribuan Warga Palestina Ikut Parade Natal untuk Tebar Harapan

Ribuan warga Palestina dilaporkan mengikuti parade perayaan Hari Natal di kota Ramallah, Tepi Bara, Senin (23/12). Warga Palestina menyebut parade itu dilakukan sebagai upaya menyebarkan pesan harapan dari Palestina ke dunia.

Sebagai bagian dari perayaan Hari Natal nasional, warga Palestina baik dari kalangan tua maupun muda bergabung dalam pawai yang dipimpin oleh kelompok pramuka di pusat kota. Para peserta pawai juga turut menyanyikan lagu-lagu Natal.

Gubernur Ramallah, Laila Ghannam, mengatakan parade Natal ini mencerminkan bahwa "warga Palestina ingin dilihat dunia."

"Ini adalah hari libur nasional bagi kami semua, di mana kami ingin mengirim pesan ke seluruh dunia bahwa kami semua layak memiliki negara sendiri dan pantas mendapat dukungan dari semua pencinta kebebasan bagi mereka yang menderita setiap hari tetapi tidak pernah kehilangan harapan," kata Ghannam. (evn/evn)