Seperti dilansir Associated Press, Senin (23/12), Badan Urusan Sipil Palestina-Israel (COGAT) menyatakan izin itu hanya dikeluarkan setelah mereka melakukan evaluasi latar belakang pemohon. Namun, mereka menjamin tidak akan menerapkan batas usia.
Pada tahun-tahun sebelumnya, Israel memberikan izin perorangan tetapi dalam jumlah besar kepada umat Nasrani di Jalur Gaza. Mereka dibolehkan bepergian ke situs religi dan menemui kerabat di Israel dan Tepi Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Hamas yang menguasai Jalur Gaza menyatakan umat Nasrani harus dilindungi, tetapi mereka kerap menjadi sasaran kelompok garis keras. Sejak Hamas berkuasa pada 2007, sebagian besar dari umat Nasrani di Jalur Gaza memilih pindah untuk menghindari konflik dan ingin mencari kehidupan yang lebih layak karena tingkat kemiskinan di wilayah itu sangat tinggi.
[Gambas:Video CNN]
Israel dan Mesir mengawasi ketat perbatasan Jalur Gaza sejak Hamas berkuasa. Para penduduk diharuskan mengantongi izin sebelum bisa pergi dari wilayah itu. (ayp/ayp)