21 Jemaat Gereja Prancis Keracunan Karbon Monoksida saat Misa

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 26/12/2019 09:32 WIB
21 Jemaat Gereja Prancis Keracunan Karbon Monoksida saat Misa Ilustrasi misa Natal. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 21 orang dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami keracunan karbon monoksida (CO) saat menghadiri misa Natal di sebuah gereja di utara Prancis pada Rabu (25/12).

Petugas layanan darurat melaporkan dua dari puluhan korban itu dalam kondisi yang serius.

Pihak berwenang menuturkan petugas medis segera dikirim ke gereja di departemen Oise setelah beberapa orang mengeluh pusing saat misa malam Natal berlangsung.


Otoritas segera mengevakuasi para jemaat gereja ke aula fasilitas publik terdekat. Total ada 72 orang jemaat yang mendapat perawatan medis.


Sementara itu, 19 orang di antara 72 korban di bawa ke rumah sakit terdekat. Dua orang korban dikabarkan mengalami gejala keracunan yang lebih parah, salah satu diantaranya ditempatkan di ruang oksigen hiperbarik.

[Gambas:Video CNN]

Petugas pelayanan darurat lokal, Nicolas Mougin, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal memaparkan kadar karbon monoksida dalam gereja sangat tinggi yakni mencapai 350 ppm.

Situs Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat menuturkan paparan konsentrasi CO yang berlebihan dan terus-menerus hingga di atas 150-200 ppm dapat menyebabkan disorientasi, ketidaksadaran, bahkan kematian.

Namun, hingga kini pihak berwenang belum mengetahui secara pasti penyebab puluhan jemaat itu keracunan. Dilansir AFP, otoritas setempat tengah menyelidiki alat pemanas gereja berbahan dasar gas yang berpotensi bocor dan memicu pelepasan kadar karbon monoksida berlebihan.

Karbon monoksida adalah gas yang tidak berbau, tidak terlihat, dan muncul akibat pembakaran bahan bakar seperti batubara, kayu, arang, minyak, minyak tanah, propana, atau gas alam. (rds/evn)