Trump Akan Berlakukan Sanksi Baru ke Iran

CNN Indonesia | Kamis, 09/01/2020 04:27 WIB
Trump Akan Berlakukan Sanksi Baru ke Iran Presiden AS Donald Trump. (SAUL LOEB / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan memberlakukan sanksi baru kepada Iran. Pengumuman rencana pengenaan sanksi baru tersebut ia sampaikan dalam pidato yang disampaikannya di Gedung Putih, Rabu (8/1).

Sanksi diberikan terkait serangan yang dilakukan oleh Iran atas dua pangkalan militer Irak yang menampung tentara AS. 

"Amerika Serikat akan segera menjatuhkan sanksi ekonomi tambahan terhadap rezim Iran," kata Trump seperti dikutip dari CNN.com, Kamis (9/1).


Trump belum mengungkapkan bentuk sanksi baru yang akan dijatuhkannya terhadap Iran. Pemerintahannya sampai saat ini masih menimbang bentuk sanksi yang akan diberlakukan. 

Ia hanya mengatakan sanksi yang akan diberlakukan AS kepada Iran berat. 

"Sanksi kuat ini akan tetap sampai Iran mengubah perilakunya," kata Trump.

"Dalam beberapa bulan terakhir saja, Iran telah merebut kapal-kapal di perairan internasional, menembakkan serangan tidak beralasan ke Arab Saudi dan menembak jatuh dua pesawat tanpa awak Amerika," tambahnya.

Sebagai informasi, Iran memang melancarkan serangan kepada pangkalan militer Irak yang ditempati oleh pasukan AS. Serangan dilakukan sebagai balasan atas pembunuhan perwira senior Iran Qassem Soleimani oleh tentara AS pekan lalu.

[Gambas:Video CNN]
Pembunuhan tersebut dilakukan atas arahan Presiden Trump. 

Siap Damai

Meskipun menyatakan akan memberlakukan sanksi baru, Trump menyatakan kepada Iran bahwa negaranya siap berdamai dengan semua pihak, termasuk Iran. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak bekerja sama untuk membantu AS membuat kesepakatan dengan Iran.

"Kita semua harus bekerja sama untuk membuat kesepakatan dengan Iran yang membuat dunia menjadi tempat yang lebih aman dan damai," katanya.

(agt/agt)