Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina mengungkapkan gunung Taal telah memuntahkan lava panas setinggi 800 meter ke udara.
Tercatat lebih dari 350 gempa vulkanik terjadi di dekat gunung Taal sejak Minggu (12/1) hingga Selasa. Sekitar 50 gempa vulkanik tercatat terjadi selama kurun waktu delapan jam pada Selasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecepatan naiknya magma sangat penting menentukan kapan gunung berapi mulai erupsi. Setelah erupsi, aktivitas gunung akan berangsur-angsur membuat lava membeku saat di darat," ungkap Solidum.
"Hingga kini kami belu melihat penurunan aktivitas dan gempa bumi juga masih terus terjadi," tambahnya.
[Gambas:Video CNN]
Dilaporkan Associated Press, hingga kini lebih dari 38 ribu warga telah dievakuasi ke 200 titik. Sekitar enam orang di kota Tagaytay di provinsi Cavite dibawa ke rumah sakit setelah menderita gangguan pernapasan.
Jumlah pengungsi berpotensi akan terus bertambah. Warga diperingatkan untuk menjauhi daerah-daerah yang berpotensi tinggi erupsi gunung Taal.
Manajer bandara Manila mengatakan lebih dari 500 penerbangan internasional dan domestik dibatalkan dan ditunda karena bandara sempat ditutup pada Minggu hingga Senin. Sekitar 80 ribu penumpang terkena imbas penutupan bandara.
"Semoga arah angin tidak berubah [ke arah utara]. Selama abu vulkanik tidak sampai Manila, maka aktivitas bandara tetap berjalan normal," ujar Monreal.
Gunung Taal terakhir erupsi pada 1965 hingga menewaskan ratusan warga. Gunung yang berada di pulau seluas 311 meter ini merupakan gunung aktif kedua di Filipina. (ap/evn)