Presiden Ukraina Tolak Pengunduran Diri Perdana Menteri

CNN Indonesia | Sabtu, 18/01/2020 02:39 WIB
Presiden Ukraina Tolak Pengunduran Diri Perdana Menteri Presiden Volodymyr Zelensky menolak pengunduran diri yang diajukan oleh Perdana Menteri Ukraina, Oleksiy Goncharuk, pada Jumat (18/1). (AFP Photo/Sergei Supinsky)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Volodymyr Zelensky menolak pengunduran diri yang diajukan oleh Perdana Menteri Ukraina, Oleksiy Goncharuk, pada Jumat (18/1).

"Saya memutuskan untuk memberi Anda dan pemerintahan Anda kesempatan kedua," ujar Zelensky saat bertemu dengan Goncharuk, seperti dikutip AFP.

Goncharuk mengajukan pengunduran diri ini setelah tersebar rekaman suara percakapannya ketika sedang mengkritik pemahaman ekonomi Zelensky.


"Untuk menghilangkan keraguan atas rasa hormat kami dan kepercayaan kepada Presiden, saya telah menulis surat pengunduran diri dan menyerahkannya kepada Presiden," tulis Goncharuk melalui laman Facebook resminya.
Namun, Goncharuk mengaku rekaman suara itu dibuat-buat untuk menciptakan kesan bahwa dia dan timnya tidak menghormati presiden.

"Itu tidak benar. Saya datang mengemban jabatan ini untuk menjalankan program presiden," ucap Goncharuk.

Rekaman suara itu tersebar awal pekan ini dan diduga diambil saat pertemuan informal antara menteri dan pejabat senior Bank Nasional yang berlangsung pada Desember lalu.
Menurut laporan media lokal, para peserta rapat tengah membahas cara untuk menjelaskan perkembangan ekonomi baru-baru ini kepada Zelensky.

Berdasarkan rekaman audio itu, Goncharuk terdengar mengatakan bahwa para pejabat harus bisa membuat penjelasan sesederhana mungkin karena "Zelensky memiliki pemahaman ekonomi yang sangat primitif."

Zelensky merupakan selebriti sekaligus komedian yang berhasil memenangkan pemilihan umum Ukraina secara mengejutkan pada April 2019 lalu. Pria 41 tahun itu berhasil mengalahkan rivalnya yang merupakan petahana, Presiden Petro Poroshenko, dengan meraih 73 persen suara. 
[Gambas:Video CNN]
Kemenangan Zelensky terbilang mengejutkan lantaran sejumlah pihak menganggap pencalonannya sebagai lelucon. Dia juga tidak memiliki pengalaman berpolitik sama sekali. 

Satu hal yang Zelensky pernah lakukan dan mendekati politik adalah ketika dirinya berperan sebagai seorang presiden dalam sebuah serial televisi berjudul "Servant of the People." (has/has)