China Tutup Kota Terlarang Imbas Wabah Virus Corona

CNN Indonesia | Jumat, 24/01/2020 12:14 WIB
China Tutup Kota Terlarang Imbas Wabah Virus Corona Ilustrasi Kota Terlarang (Forbidden City) di Beijing, China. Pemerintah China memutuskan menutup sementara Kota Terlarang akibat penyebaran virus Corona. (AFP PHOTO / NICOLAS ASFOURI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah China memutuskan akan menutup sementara Kota Terlarang (Forbidden City) di Beijing, akibat penyebaran virus Corona jenis baru yang merebak di Wuhan. Situs bersejarah tersebut akan mulai ditutup pada Sabtu (25/1) besok.

Kota Terlarang seharusnya menjadi salah satu lokasi pusat festival Imlek atau Tahun Baru China. Jutaan penduduk dari seantero China biasanya memadati lokasi tersebut untuk berwisata saat masa liburan Imlek.


Seperti dilansir AFP, Jumat (24/1), sampai saat ini dilaporkan ada 14 orang yang terinfeksi virus Corona jenis baru di Beijing.


Pemerintah China juga memutuskan menutup akses keluar masuk dari Kota Wuhan dan Kota Huanggang. Virus tersebut diduga merebak dari pasar ikan di pusat kota Wuhan.

Sampai saat ini tercatat sudah 25 orang meninggal akibat terjangkit virus tersebut. Namun, Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan sampai saat ini belum menerbitkan peringatan perjalanan (travel warning) bagi WNI ke China.

[Gambas:Video CNN]

Di Indonesia diduga ada seseorang yang didiagnosa terkena virus Corona. Saat ini pasien tersebut diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso.

Kasus penyebaran virus corona pertama kali dikonfirmasi pada 31 Desember lalu. Selain menginfeksi orang-orang di China, virus corona terdeteksi di Jepang, Hong Kong, Macau, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Amerika Serikat. (ayp)