Logo Pasukan Luar Angkasa Mirip Star Trek, Trump Dicerca

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 25/01/2020 09:51 WIB
Logo Pasukan Luar Angkasa Mirip Star Trek, Trump Dicerca Lewat akun Twitter, Presiden AS Donald Trump mengumumkan logo untuk Pasukan Luar Angkasa AS. (Mark Wilson/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan logo untuk angkatan militer terbaru, Pasukan Luar Angkasa (US Space Force) lewat akun Twitter resminya pada Jumat (25/1).

"Setelah berkonsultasi dengan para pimpinan militer kita, perancang, dan lainnya, saya dengan senang hati mempersembahkan logo baru untuk Pasukan Luar Angkasa AS, cabang keenam dari militer tangguh kita!" tulis Trump dalam cuitan tersebut.




Saat Trump mengunggah gambar logo tersebut, cuitannya diramaikan dengan kritikan warganet karena dianggap mirip dengan lencana Starfleet Starship dari waralaba film Star Trek.

Dalam serial film Star Trek, Starfleet Starship adalah pasukan penjelajah dan penjaga perdamaian United Federation of Planets dengan pusat aktivitas di bumi.

Seperti dilansir CNN, Juru Bicara Pasukan Luar Angkasa AS William Russell menyebut logo itu dipilih langsung oleh Trump. Padahal Angkatan Udara AS menyajikan serangkaian pilihan logo.

Juru bicara Pasukan Luar Angkasa AS lainnya, tak menyebut logo itu terinspirasi atau menjiplak dari Star Trek. Namun menurutnya logo itu mencerminkan kebanggaan Angkatan Udara AS yang punya sejarah panjang sebagai kekuatan udara terbaik dunia.

"Simbol delta, elemen desain utama dari logo, pertama kali digunakan pada 1942 oleh Angkatan Udara AS dan telah digunakan pada awal tebentuknya angkatan bersenjata luar angkasa pada 1961. Sejak itum simbol dekta menjadi bagian penting dari lencana-lencana militer luar angkasa," kata juru bicara tersebut seperti dikutip CNN.



Meski begitu, warganet tetap mempermasalahkan logo yang terlalu mirip dengan lencana Star Trek tersebut. Bahkan salah satu aktor Star trek, George Takei, menyindir logo tersebut di Twitter.

"Ahem. Kami mengharapkan beberapa royalti dari logo ini..." kata pemeran karakter Sulu itu membalas cuitan Trump.



Sebelumnya, Trump meresmikan Pasukan Luar Angkasa AS pada 12 Desember 2019 lewat penandatanganan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional 2020.

Anggaran awal untuk pasukan Pentagon itu akan setara dengan lima cabang militer lainnya.

Pasukan khusus itu dibentuk karena Amerika Serikat bersiap menghadapi tantangan abad ke-21 yang semakin meningkat dari Rusia dan China. (dhf/vws)