Sidang Pemakzulan Trump Diisi Debat Soal Saksi sampai Video

CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 12:22 WIB
Sidang Pemakzulan Trump Diisi Debat Soal Saksi sampai Video Hari kedua sidang pemakzulan Presiden AS, Donald Trump, diisi debat DPR dan Senator Republik soal saksi. (AFP PHOTO / MANDEL NGAN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari kedua sidang pemakzulan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berakhir. Sepanjang sesi, kubu Dewan Perwakilan dan para Senator Republik masih berdebat soal pemanggilan saksi dan permintaan dokumen.

Seperti dilansir CNN, Kamis (23/1), perdebatan soal perlunya memanggil saksi dan meminta dokumen dari Gedung Putih terus terjadi dalam sidang hari kedua. Namun, fraksi Republik yang menjad anggota mayoritas Senat menyatakan tidak bakal mengabulkan permintaan tersebut.

[Gambas:Video CNN]


"Kami tidak akan menghadirkan saksi yang diajukan Dewan Perwakilan," kata Senator fraksi Republik, David Perdue. Sedangkan koordinator tim pemakzulan dari Dewan Perwakilan, Adam Schiff, berharap sidang pemakzulan ini berjalan adil dan tidak memihak.

"Terserah kalian apakah akan menunjukkan kepada rakyat Amerika apakah seluruh hal sudah berjalan sesuai pada tempatnya. Undang-undang dasar meminta kalian untuk bertanggung jawab supaya pengadilan tidak memihak," kata Schiff.

Putar video

Tim pemakzulan dari Dewan Perwakilan AS hari ini memutar sekitar 50 potongan rekaman video dari hasil pemeriksaan mereka terhadap sejumlah saksi yang dipanggil dalam proses penyelidikan. Isi rekaman dari Duta Besar AS untuk Uni Eropa, Gordon Sondland, dan diplomat AS di Ukraina, Bill Taylor, diperdebatkan kedua kubu dalam sidang pemakzulan selama delapan jam.


Kubu Demokrat yang pro pemakzulan juga memperlihatkan rekaman interogasi terhadap mantan penasihat Gedung Putih, Fiona Hill, dan diplomat David Holmes.

Sidang akan dilanjutkan pada esok hari pukul 13.00 waktu setempat. (ayp/ayp)