Dengan Pesawat Militer, Prancis Evakuasi 200 Warga dari Wuhan

CNN Indonesia | Jumat, 31/01/2020 07:58 WIB
Pesawat militer milik Prancis berhasil mengevakuasi ratusan warga keluar dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, yang menjadi sumber virus corona. Virus corona di China (Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat militer milik Prancis berhasil mengevakuasi ratusan warga keluar dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, yang menjadi sumber virus corona.

Pesawat jet yang mengangkut 200 orang itu telah meninggalkan Wuhan pada Jumat (31/1).

Jurnalis AFP yang berada di dalam pesawat melaporkan penerbangan telah bergerak menuju selatan Prancis.


Para penumpang itu akan menjalani karantina selama 14 hari untuk memastikan diri mereka terbebas dari virus corona.


Amerika Serikat dan Jepang telah lebih dulu memulangkan warganya dari Wuhan. Rencananya AS akan melakukan evakuasi berikutnya dalam beberapa hari mendatang.

Inggris juga berencana membawa pulang sekitar 200 warganya pada Jumat ini. Hal serupa dilakukan Australia dan Selandia Baru.

[Gambas:Video CNN]

Sementara Komisi Eropa menyatakan sedang menyiapkan penerbangan untuk mengevakuasi warga mereka.

China telah mengisolasi Provinsi Hubei, khususnya wilayah Wuhan yang diduga merupakan tempat asal virus corona. Diyakini virus itu berasal dari binatang yang dijual di pasar setempat.


Kota lain di Hubei juga telah dikarantina termasuk dengan menutup akses transportasi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan status gawat darurat global atas virus tersebut.

Hingga kini jumlah korban meninggal akibat virus mematikan itu telah mencapai 213 orang dan menginfeksi ribuan lainnya.


Selain di China, kasus infeksi virus corona terdeteksi di sejumlah negara, yakni di Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman. Lalu Finlandia, Uni Emirat Arab, Filipina, dan India.

Meski demikian belum ada laporan korban meninggal selain di China. (dea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK