Kilas Internasional

Trump Sebut Masjid Al Aqua hingga Corona Tiba di Filipina

CNN Indonesia | Jumat, 31/01/2020 06:27 WIB
Trump Sebut Masjid Al Aqua hingga Corona Tiba di Filipina Presiden AS Donald Trump. (JEFF KOWALSKY / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Kami (30/1). Mulai dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump salah menyebut Masjid Al Aqsa menjadi Al Aqua hingga virus corona sudah tiba di Filipina dan India.

1. Ketika Trump Salah Sebut Masjid Al Aqsa Jadi Al Aqua

Presiden Amerika Serikat Donald Trump terdengar salah menyebut nama Masjid Al Aqsa di Yerusalem saat mengumumkan proposal perdamaian Israel-Palestina gagasannya di Gedung Putih pada Selasa (28/1).


Melalui video yang dirilis akun YouTube resmi Gedung Putih, Trump terdengar malah menyebut Masjid Al Aqua alih-alih menyebut Masjid Al-Aqsa dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.


"Israel akan bekerja sama dengan orang hebat yakni Raja Yordania untuk memastikan status quo Temple Mount (situs suci di Yerusalem) tetap terjaga dan memastikan seluruh umat Muslim yang ingin berkunjung secara damai dan beribadah di Masjid Al Aqua bisa melakukannya," kata Trump.

2. Dievakuasi dari Wuhan, 3 Warga Jepang Positif Virus Corona

Tiga warga Jepang yang berhasil dievakuasi dari Wuhan, China, dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato mengatakan tiga orang itu menjalani pemeriksaan begitu turun dari pesawat. Dengan demikian hingga kini total ada 11 warga Jepang yang terinfeksi virus mematikan yang bersumber dari Wuhan itu.

[Gambas:Video CNN]

"Selain delapan kasus, ada juga dari warga yang kembali dari Wuhan kemarin, infeksi (dengan virus corona baru) telah dikonfirmasi pada satu orang dengan gejala dan dua lainnya tanpa gejala," kata Katsunobu Kato di parlemen seperti dikutip dari AFP, Kamis (30/1).

3. Virus Corona Capai Filipina dan India

Filipina dan India mengonfirmasi telah menemukan kasus virus corona pertama di wilayah mereka, Kamis (30/1).

Kementerian Kesehatan Filipina memaparkan seorang pelajar di selatan Negara Bagian Kerala terinfeksi virus serupa SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) tersebut.


Pelajar itu diketahui merupakan mahasiswa Wuhan University di Kota Wuhan, China, tempat sumber virus corona menyebar pertama kali.

Dikutip dari CNN, Kemenkes Filipina tak menjelaskan detail mengenai gender atau umur pasien yang terinfeksi. Namun, ia menuturkan mahsiswa itu dalam keadaan stabil dan akan terus dimonitor petugas medis. (dea)