Komunitas China Tuduh Italia Bertindak Rasial karena Corona

CNN Indonesia | Jumat, 31/01/2020 13:22 WIB
Komunitas China di Italia menuduh pemerintah setempat bertindak rasial karena ketakutan berlebihan terhadap wabah virus corona. Virus corona di China. (AP Photo Emily Wang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komunitas China di Italia menuduh pemerintah setempat bertindak rasial karena ketakutan berlebihan terhadap wabah virus corona.

Ketegangan meningkat usai 6.000 penumpang dan seribu awak kapal pesiar Costa Cruises dilarang turun saat kapal itu sedang berlabuh di Italia. Penyebabnya adalah dua penumpang yang merupakan sepasang suami istri dilaporkan sakit diduga karena terjangkit virus corona. Keduanya diketahui negatif virus corona.

Dikutip dari AFP, Jumat (31/1) media massa Italia juga dianggap menulis berita yang mendiskriminasi orang-orang China terkait virus corona.



"Hal ini sangat tidak menyenangkan, konyol, dan menyebalkan," ujar anggota komunitas Italian Bisnis Confcommercio, Fransesco Wu. 

Dilansir dari Harian La Stampa, komunitas ini memiliki 30.000 anggota di Milan.

Sentimen rasial lainnya dilaporkan dialami oleh turis China yang diludahi di Venice karena dituduh membawa penyakit.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, para ibu di Milan disebutkan meminta anak-anak mereka untuk menjauhi teman mereka yang keturunan China.

"Ini benar-benar tidak adil dan lebih menyakitkan karena melibatkan anak-anak, tindakan ini menunjukkan campuran dari ketidakpedulian dan rasisme," ujar Wu.


Pihak kesehatan setempat telah mengeluarkan edaran kepada sekolah agar tidak perlu membatasi kehadiran etnis china di sekolahnya. 

"Tidak perlu untuk membatasi kehadiran siswa China di sekolah," tulis media setempat.

Instititut Statistik Nasional Italia menunjukkan pada akhir 2018 ada sebanyak 300.000 etnis china di Italia.


Pihak berwnang Italia mengatakan belum ada kasus positif virus corona di Italia. Namun, CNN melaporkan pemerintah Italia mengkonfirmasi dua turis China di Roma yang positif terinfeksi virus corona. Akibatnya, seluruh penerbangan dari dan ke China telah dibatalkan. (mel/dea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK