"Pelaku penusukan di kawasan Streatham, selatan London, kemarin, adalah pejuang ISIS. Dia menyerang sebagai respons atas seruan untuk menargetkan warga dari negara-negara yang tergabung dalam koalisi internasional anti-ISIS," demikian pernyataan ISIS lewat aplikasi pesan singkat Telegram, seperti dikutip AFP, Senin (3/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama setelah kejadian itu polisi langsung menggeledah dua rumah sebagai bagian dari proses penyelidikan. Pemerintah pun menyatakan akan meninjau kembali sistem pembebasan dini bagi orang-orang yang diduga kuat sebagai teroris.
[Gambas:Video CNN]
Amman ditangkap di London pada Mei 2018 karena dicurigai merencanakan serangan teror. Dia dipenjara selama tiga tahun empat bulan pada Desember 2018 karena 13 kasus berbeda. (afp/wis)