Mahkamah Agung Israel Izinkan Politikus Arab Ikut Pemilu

CNN Indonesia | Selasa, 11/02/2020 06:07 WIB
Mahkamah Agung Israel Izinkan Politikus Arab Ikut Pemilu Ilustrasi pemilu Israel. MA Israel membolehkan anggota parlemen keturunan Arab, Heba Yazbak, mengikuti pemilu Maret mendatang. (AP Photo/Oded Balilty)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mahkamah Agung Israel membatalkan keputusan komisi pemilihan umum yang mendiskualifikasi seorang anggota parlemen keturunan Arab, Heba Yazbak, dari pencalonan pemilihan legislatif pada Maret mendatang. Komite Pemilihan Pusat Israel membatalkan pencalonan Yazbak dari Partai Arab Joint List pada Januari lalu setelah dituduh mendukung "teroris".

Yazbak adalah anggota kelompok nasionalis Arab, Balad, dan telah berada di parlemen Israel atau Knesset sejak pemilihan pada April lalu


"Tidak ada bukti formal masif yang kritis untuk membenarkan keputusan mendiskualifikasi dirinya (Yazbak)," kata Mahkamah Agung Israel pada Minggu (9/2).


Sebuah petisi menuduh Yazbak mendukung kelompok bersenjata yang melawan Israel. Petisi itu juga menuding perempuan itu memuji para kelompok militan yang membunuh warga Israel.

Sejak itu, Yazbak menjadi sasaran melalui akun Facebooknya. Ia dituduh mendukung Samir Kantar, seorang anggota Hizbullah yang dihukum karena membunuh tiga warga Israel pada 1979 lalu.

[Gambas:Video CNN]

Anggota partai berkuasa, Likud, yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersama partai nasionalis Yisrael Beitenu bergabung untuk mendukung petisi yang bertujuan mendiskualifikasi Yazbak itu.

Kedua partai itu berusaha mendiskualifikasi sejumlah partai yang mengancam karakter Yahudi di Israel atau yang mendukung kelompok oposisi bersenjata terhadap negara Zionis.

Dilansir AFP, pemilihan umum yang akan berlangsung pada 2 Maret mendatang merupakan yang ketiga kalinya dilakukan Israel dalam waktu kurang dari satu tahun. Pemilihan mendatang dilakukan setelah pemilihan umum pada April dan September lalu gagal menghasilkan koalisi pemerintah. (rds/ayp)