FOTO : Menuai Untung dari Membakar Bendera AS-Israel

AFP, AP, CNN Indonesia | Selasa, 11/02/2020 15:28 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah pabrik di Iran menuai keuntungan dengan membuat replika bendera AS dan Israel untuk dibakar.

Sebagian penduduk Iran kerap membakar bendera Amerika Serikat dan Israel saat berunjuk rasa. (ATTA KENARE / AFP)
Ternyata ada segelintir orang yang menuai keuntungan dari aksi para demonstran Iran yang membakar bendera AS dan Israel. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Bendera itu dibuat di sebuah pabrik yang berada di desa Heshmatieh, Kota Khomein, sebelah barat daya Ibu Kota Teheran. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Pabrik tersebut bisa membuat 2.000 bendera AS dan Israel setiap bulan. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Pemilik pabrik bendera Diba Parcham, Ghasem Ghanjani, menyatakan dia tidak suka dengan pemerintahan AS. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Para pekerja di pabrik pembuat bendera tersebut rata-rata menyatakan tidak mendukung pemerintahan AS dan Israel. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Pemilik pabrik enggan mengungkap berapa keuntungan yang mereka dapat dari membuat replika bendera AS, Israel dan Inggris untuk dibakar. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Sentimen anti-AS di Iran semakin menguat setelah salah satu jenderal angkatan bersenjata negara itu, Qasem Soleimani, dibunuh melalui serangan drone di Irak. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Di samping itu, Iran dan AS juga berseteru terkait program nuklir dan rudal. AS sudah menjatuhkan beragam sanksi kepada Iran terkait kedua hal tersebut. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Hubungan AS dan Iran memburuk setelah Revolusi 1979. Rezim Shah Reza Pahlevi yang didukung AS ditumbangkan oleh kelompok garis keras Syiah yang dipimpin mendiang Ayatullah Ali Khumaini. (ATTA KENARE / AFP)