KILAS INTERNASIONAL

Argumen Harvard soal Virus Corona sampai Iran Ancam Israel

CNN Indonesia | Jumat, 14/02/2020 08:18 WIB
Argumen Harvard soal Virus Corona sampai Iran Ancam Israel Argumen peneliti Universitas Harvard soal virus corona sudah masuk ke Indonesia sampai Iran ancam hancurkan Israel. (STR / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Kamis (13/2) kemarin. Mulai dari argumen peneliti Universitas Harvard soal virus corona sudah masuk ke Indonesia sampai Iran ancam hancurkan Israel. CNNIndonesia.com merangkum sejumlah kejadian tersebut dalam kilas internasional.


1. Alasan Harvard Prediksi Virus Corona Sudah Masuk ke Indonesia

Hasil studi Universitas Harvard menduga virus corona seharusnya sudah masuk ke Indonesia.


Lima peneliti Sekolah Kesehatan Masyarakat T.H Chan Harvard menemukan bahwa ada korelasi positif antara jumlah penumpang yang melakukan perjalanan udara dari Wuhan terhadap potensi kemunculan kasus virus corona di negara lain.

Berdasarkan studi berjudul Using Predicted Imports of 2019-nCoV Cases to Determine Locations that may not be Identifying All Imported Cases, negara-negara yang memiliki penerbangan langsung dari Wuhan diperkirakan memiliki kasus corona dengan perhitungan lebih dari 95 persen interval prediksi (PI). Namun, sampai saat ini jurnal tersebut belum diuji oleh pakar lain.

[Gambas:Video CNN]

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto justru menantang Universitas Harvard untuk membuktikan langsung hasil riset yang memprediksi virus corona semestinya sudah masuk ke Indonesia.

Terawan berkukuh hingga saat ini belum ada kasus virus corona karena Indonesia telah memiliki alat untuk mendeteksi virus asal China tersebut.

Terawan mengklaim proses pemeriksaan terkait virus corona dilakukan dengan ketat dan sesuai standar.


2. China Copot Pejabat Partai Komunis Wuhan akibat Virus Corona

Pemerintah China kembali mencopot sejumlah pejabat Partai Komunis di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, akibat penyebaran virus corona. Sampai hari ini, jumlah korban meninggal akibat terinfeksi virus tersebut berjumlah 1.357 orang.

Seperti dilansir CNN, Kamis (13/2), pemerintah mencopot Ketua Partai Komunis China (PKC) di Wuhan, Ma Guoqiang. Menurut kantor berita Xinhua, dia digantikan oleh Ketua PKC Kota Jinan, Provinsi Shandong, Wang Zhonlin.

Ketua PKC Provinsi Hubei, Jiang Chaoliang, juga didepak dari posisinya. Saat ini dia digantikan oleh Wali Kota Shanghai, Ying Yong.

[Gambas:Video CNN]

Pemerintah China mencopot dua pejabat badan kesehatan Provinsi Hubei, Zhang Jin dan Liu Yingzi, akibat penyebaran virus corona.

Jabatan yang ditinggalkan keduanya akan diambil alih oleh Direktur Komisi Nasional Kesehatan China, Wang Hesheng. Pemerintah pusat di Beijing juga mengirim salah satu petingginya, Chen Yixin, ke Wuhan.


3. Iran Ancam Hancurkan Israel jika Terus Diusik

Iran mengancam akan menghancurkan Israel jika mereka terus-menerus mengganggu kepentingan Teheran di Suriah dan kawasan Timur Tengah.

Ancaman ini dilontarkan setelah pekan lalu pesawat tempur Israel meluncurkan serangan ke sejumlah basis pasukan dan kelompok milisi pendukung Iran di Suriah hingga mengakibatkan 12 orang tewas.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Mousavi mengatakan negaranya akan memberikan respons terhadap setiap agresi Israel. (ayp/ayp)