Pasien Virus Corona yang Meninggal Capai 1.868 Orang

CNN Indonesia | Selasa, 18/02/2020 06:54 WIB
Pasien Virus Corona yang Meninggal Capai 1.868 Orang Epidemi virus corona sampai hari ini, Selasa (18/2), menewaskan 1.868 orang di seluruh dunia. (Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pasien yang meninggal akibat terinfeksi virus corona (Covid-19), sampai hari ini, Selasa (18/2), dilaporkan berjumlah 1.868 orang. Dari data tersebut, mayoritas orang yang meninggal berada di China yang menjadi pusat penyebaran virus tersebut.

Seperti dilansir CNN, tercatat ada 93 orang yang meninggal akibat virus corona di Provinsi Hubei, China, pada Senin kemarin. Hal itu membuat jumlah penduduk Negeri Tirai Bambu yang wafat akibat virus tersebut berjumlah 1.864.


Sedangkan kematian akibat virus corona yang terjadi di luar China berjumlah empat orang. Yaitu di Taiwan, Jepang, Filipina dan Prancis.


Sementara itu, jumlah orang yang terinfeksi virus corona di seluruh dunia berjumlah 73.243 orang.

Di China dilaporkan sebanyak 7.862 orang pasien virus corona dinyatakan sembuh.

Pemerintah Indonesia menyatakan belum ada rencana untuk mengevakuasi 78 WNI yang terjebak di kapal pesiar Jepang, Diamond Princess, yang dikarantina karena virus corona.

[Gambas:Video CNN]

Pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, memaparkan hingga kini belum ada rencana untuk memulangkan puluhan WNI yang merupakan awak kapal pesiar tersebut.

"Belum ada rencana evakuasi. Informasi sebelumnya dari otoritas Jepang masa karantina akan berakhir per tanggal 19 Februari," kata Faizasyah kemarin.

Faizasyah memastikan seluruh 78 WNI itu dalam keadaan sehat. Sementara itu, sejauh ini sebanyak 335 dari sekitar 3.000 penumpang kapal Diamond Princess dinyatakan positif virus corona.

Masa karantina puluhan WNI tersebut akan berakhir pada Rabu (19/2) besok. Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, para WNI tersebut bisa memilih apakah akan pulang atau tetap melanjutkan pekerjaan.


Virus corona mulai merebak sejak akhir 2019 di Kota Wuhan, Hubei, China. Diduga virus itu berasal dari hewan kemudian menular kepada manusia. (ayp/ayp)