Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 16:10 WIB
Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona Korea Selatan mencatatkan dua kematian terbaru akibat wabah virus corona. (Foto: Chinatopix Via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Korea Selatan melaporkan tiga kematian terbaru karena infeksi virus corona. Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Korea Selatan (KCDC) mengonfimasi hingga saat ini korban meninggal mencapai sepuluh orang.

Satu korban meninggal merupakan perempuan berusia 60 tahun yang diketahui pernah berinteraksi dengan anggota komunitas Shincheonji. Perempuan tersebut diketahui meninggal dunia pada Selasa (25/2) pagi.

Menukil CNN, satu pasien lainnya yang meninggal dunia merupakan laki-laki berusia 59 tahun. Ia dinyatakan positif terinfeksi corona sejak 20 Februari lalu dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Kyungpook National University, Daegu.


Saat ini diketahui enam pasien dalam kondisi kritis.

Sejauh ini dilaporkan 893 kasus penyebaran virus corona. Sekitar setengahnya berasal dari Kota Daegu yang disinyalir menjadi pusat penyebaran corona di Korea Selatan.

Sekitar 231 kasus corona dilaporkan menginfeksi kelompok agama Shincheonji, Daegu, Korea Selatan. Sementara total wabah corona di Daegu mencapai 433 kasus.

[Gambas:Video CNN]

Jumlah korban virus corona di Korea Selatan mencapai lebih dari 893 kasus dengan 142 diantaranya baru terinfeksi dalam 24 jam terakhir.

Provinsi Gyeongsang Utara di kota Daegu tercatat memiliki infeksi corona tertinggi dalam sehari sebanyak 33 kasus baru. Sekitar 9.300 anggota Shincheonji saat ini tengah dikarantina dan akan melalui tes kesehatan.

Penyebaran virus corona di Gereja Yesus Shincheonji bermula ketika seorang lansia yang memiliki tanda mengalami pneumonia. Namun ia masih berkeras mengikuti setidaknya empat kebaktian di gereja yang memiliki 144 ribu jemaat itu sebelum didiagnosis.

Pemerintah Kota Daegu meyakini 1.001 jemaat Shincheonji menghadiri kebaktian bersama wanita itu di saat dia telah terinfeksi.

Pemerintah Korea Selatan memasukkan Daegu dan Cheongdo sebagai 'zona perawatan khusus' virus corona. Warga Korea Selatan sempat khawatir meningkatnya infeksi corona kota Daegu menjadi Wuhan kedua. (CNN/evn)