Wakil Menkes Iran Positif Virus Corona
CNN Indonesia
Selasa, 25 Feb 2020 20:35 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi, dinyatakan positif terinfeksi virus corona (covid-19). Hal itu diketahui setelah yang bersangkutan menjalani uji medis.
Seperti dilansir CNN, Selasa (25/2), Harirchi saat ini dilaporkan dikarantina. Dia terlihat pucat dan berkeringat, serta kerap batuk ketika menggelar jumpa pers soal penyebaran virus corona pada Senin lalu. Saat itu, Ketua DPR Iran, Ali Larijani, berada persis di samping Harirchi.
Sampai saat ini penduduk Iran yang dilaporkan positif virus corona mencapai 95 orang.
Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, dari jumlah tersebut, 15 orang dinyatakan meninggal.
Sejumlah negara tetangga Iran sudah menutup perbatasan dan menghentikan penerbangan.
Sanksi ekonomi yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Iran dikhawatirkan menyulitkan upaya negara tersebut untuk mencegah penyebaran virus corona.
[Gambas:Video CNN]
Sebab, Iran diprediksi bakal kesulitan menyediakan peralatan medis dan obat-obatan untuk menghadapi virus corona. (ayp/ayp)
Seperti dilansir CNN, Selasa (25/2), Harirchi saat ini dilaporkan dikarantina. Dia terlihat pucat dan berkeringat, serta kerap batuk ketika menggelar jumpa pers soal penyebaran virus corona pada Senin lalu. Saat itu, Ketua DPR Iran, Ali Larijani, berada persis di samping Harirchi.
Sampai saat ini penduduk Iran yang dilaporkan positif virus corona mencapai 95 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, dari jumlah tersebut, 15 orang dinyatakan meninggal.
Sejumlah negara tetangga Iran sudah menutup perbatasan dan menghentikan penerbangan.
Sanksi ekonomi yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Iran dikhawatirkan menyulitkan upaya negara tersebut untuk mencegah penyebaran virus corona.
[Gambas:Video CNN]
Sebab, Iran diprediksi bakal kesulitan menyediakan peralatan medis dan obat-obatan untuk menghadapi virus corona. (ayp/ayp)