Seluruh warga Filipina yang merupakan kru kapal pesiar Jepang itu diterbangkan dari Bandara Haneda menuju Filipina menggunakan dua penerbangan pada Selasa (25/2) malam dan Rabu (26/2) dini hari.
Pemerintah Filipina menggunakan dua pesawat carter Philippine Airlines untuk mengangkut seluruh awak kapal pesiar menuju Pangkalan Udara Clark di Provinsi Pampanga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara penerbangan kedua mengangkut 136 penumpang bersama dua orang tim repatriasi dan lima orang dari Departemen Kesehatan tiba pada Rabu pukul 12.12 siang waktu setempat.
[Gambas:Video CNN]
Mengutip Strait Times, seluruh warga dari kapal Diamond Princess termasuk kru penjemput akan menjalani program karantina selama 14 hari di komplek atlet di New Clark City.
DFA mencatat sekitar 80 warga Filpina yang berada di kapal pesiar dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan masih dirawat di rumah sakit Jepang. Sekitar 10 orang diantaranya dinyatakan pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.
Pada Selasa (25/2) seorang pria (80 tahun) penumpang kapal pesiar dinyatakan meninggal setelah didiagnosa terinfeksi virus corona. Sejumlah media lokal Jepang seperti NHK melaporkan pria itu meninggal setelah dibawa ke rumah sakit usai dikarantina di kapal pesiar.
Total 634 penumpang dan kru kapal Diamond Princess dinyatakan positif corona, termasuk 9 WNI yang merupakan pegawai di kapal pesiar itu. (evn)