Latihan Perang AS-Korsel Ditunda akibat Virus Corona

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 10:07 WIB
Latihan Perang AS-Korsel Ditunda akibat Virus Corona Ilustrasi pasukan AS. Militer AS dan Korsel memutuskan menunda latihan perang koordinasi komando gabungan karena wabah virus corona. (AFP PHOTO/Shane Cuomo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angkatan bersenjata Amerika Serikat dan Korea Selatan menunda latihan perang bersama yang rencananya bakal dilakukan dalam waktu dekat. Keputusan itu diambil karena virus corona (covid-19).

Seperti dilansir AFP, Rabu (26/2), keputusan menunda latihan militer gabungan itu disampaikan oleh Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, Panglima Militer AS di Korea Selatan, Jenderal Robert Adams, dan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Korsel, Jenderal Park Han-ki.


"Kami berencana untuk menunda latihan komando pusat karena perkembangan virus corona," kata Esper dalam jumpa pers di Seoul.


Menurut Menhan Korsel, Jeong Kyeong-doo, sampai saat ini tercatat 18 prajurit dari negaranya positif terinfeksi virus corona. Bahkan seorang serdadu AS yang berdinas di Kamp Carroll, sekitar 20 kilometer dari Daegu juga dinyatakan positif virus corona dan langsung dikarantina.

Guna mencegah penyebaran, dia memerintahkan untuk membatasi pergerakan prajurit di seluruh markas.

"Situasinya semakin serius," kata Jeong.

[Gambas:Video CNN]

AS dan Korsel memang rutin menggelar latihan perang bersama. Kegiatan itu kerap mengundang kecaman dari negara tetangga mereka, Korea Utara.

Sampai hari Kamis, (27/2), tercatat ada 1.595 orang yang dilaporkan tertular virus corona di Korsel. Sebanyak 12 orang di antaranya meninggal.

Pusat penyebaran virus itu terjadi di Daegu, khususnya di antara para jemaat Gereja Shincheonji. Kini pemerintah setempat berencana melakukan uji medis terhadap 200 ribu jemaat.


Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Korsel, Kim Gang-lip, mereka mengirim kembali sekitar 205 dokter dan perawat untuk membantu penanganan virus corona di Daegu. (ayp/ayp)