Kasus Virus Corona di Korsel Tembus 1.595 Orang, 13 Meninggal

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 12:52 WIB
Jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Korea Selatan terus melonjak hingga mencapai 1.595 kasus dan 13 orang meninggal. Virus corona di Daegu, Korea Selatan. (YONHAP / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Korea Selatan terus melonjak hingga mencapai 1.595 kasus per hari ini, Kamis (27/2).

Dikutip dari AFP, angka itu bertambah setelah Korea Selatan melaporkan 334 kasus baru. Sejauh ini Korsel menjadi negara kedua dengan kasus virus corona terbanyak setelah China.

Sementara, CNN melaporkan korban meninggal akibat virus corona di Korsel mencapai 13 orang. Dari 334 kasus baru, 307 berasal dari kota Daegu, yang menjadi pusat penyebaran virus corona di Korsel.



Total ada 1.017 kasus yang dikonfirmasi di Daegu. Sedangkan empat kasus berasal dari Provinsi Gyeongsang Utara, wilayah yang mengelilingi Daegu.

Di Daegu, penyebaran virus corona berasal dari Gereja Shincheonji. Kini pemerintah setempat berencana melakukan uji medis terhadap 200 ribu jemaat.

[Gambas:Video CNN]

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Korsel, Kim Gang-lip, mengatakan telah mengirim kembali sekitar 205 dokter dan perawat untuk membantu penanganan virus corona di Daegu.

Korban meninggal akibat infeksi virus corona di seluruh dunia hingga kini mencapai 2.801 orang. Sekitar 2.744 kematian berasal dari China daratan, terutama Provinsi Hubei. Sekitar 29 kematian dilaporkan dari China dengan 26 berasal dari pusat penyebaran corona di Provinsi Hubei.


Di luar China, korban meninggal akibat virus corona mencapai 57 orang. Iran mencatat 19 kematian, di Korea Selatan 13 orang meninggal, dan Italia 12 korban.

Jepang dengan tujuh korban, Hong Kong dan Prancis masing-masing dua korban, sementara Filipina dan Taiwan masing-masing satu korban. Virus corona menginfeksi 81.722 orang di seluruh dunia, dari jumlah itu, 78.497 berasal dari China. (dea)