Korsel Pindahkan Pasien Virus Corona dari Daegu ke Seoul

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 22:00 WIB
Pasien positif virus corona dalam kondisi serius di Kota Daegu akan dipindahkan Kota Seoul untuk mendapat perawatan intensif. Pasien corona dalam kondisi serius di Daegu akan dipindahkan ke Seoul. (Foto: Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Korea Selatan mengungkapkan pasien positif virus corona dalam kondisi serius di Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsang Utara akan dipindahkan ke Seoul. Pemindahan ini akan dilakukan untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Walikota Seoul mengatakan pasien virus corona dalam kondisi serius nantinya akan dirawat khusus di rumah sakit di Kota Seoul.

"Beberapa pasien telah dipindahkan dan sedang dirawat di rumah sakit Kota Seoul, dan telah dibuat hotline antara pemerintah Metropolitan Seoul, Daegu dan Gyeongsang Utara," ungkap Walikota Seoul, Park Won-soon seperti dilaporkan CNN.


Hingga Kamis (27/2) infeksi virus corona tercatat mencapai 1.595 kasus dengan 13 kasus dinyatakan meninggal. Dalam sepekan terakhir, lonjakan kasus virus corona meningkat hingga 334 dengan 307 diantaranya berasal dari Daegu yang merupakan pusat penyebaran virus corona di Korsel.

Total ada 1.017 kasus yang dikonfirmasi di Daegu. Sedangkan empat kasus berasal dari Provinsi Gyeongsang Utara, wilayah yang mengelilingi Daegu.

[Gambas:Video CNN]

Penyebaran virus corona di Daegu berasal dari Gereja Shincheonji. Kini pemerintah setempat berencana melakukan uji medis terhadap 200 ribu jemaat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Korsel, Kim Gang-lip, mengatakan telah mengirim kembali sekitar 205 dokter dan perawat untuk membantu penanganan virus corona di Daegu.


Korban meninggal akibat infeksi virus corona di seluruh dunia hingga kini mencapai 2.801 orang. Sekitar 2.744 kematian berasal dari China daratan, terutama Provinsi Hubei. Sekitar 29 kematian dilaporkan dari China dengan 26 berasal dari pusat penyebaran corona di Provinsi Hubei.

Di seluruh dunia, Covid-19 sudah menginfeksi sekitar 81.722 orang di seluruh dunia. Sekitar 78.497 kasus berasal dari China, khususnya Provinsi Hubei.

Sementara di luar China, korban meninggal akibat virus corona mencapai 57 orang. Iran mencatat 19 kematian, disusul Korea Selatan dengan 13 orang, dan Italia 12 orang.

Menyusul Jepang dengan tujuh korban, Hong Kong dan Prancis masing-masing dua korban. Sedangkan Filipina dan Taiwan mencatat masing-masing satu orang. (CNN/evn)